Metro

Tim Satgas Balikpapan Tinjau PPKM Mikro Kawasan Zona Hijau

Teks foto: Tim Satgas Covid 19 Kota Balikpapan melaksanakan supervisi siaga dan kewaspadaan Covid 19 RT 34 Kelurahan Gunung Bahagia, Kamis (18/2/2021) (foto:kotaku.co.id/niken

KOTAKU, BALIKPAPAN-Tim Satgas Covid 19 Kota Balikpapan melaksanakan supervisi pelaksanaan tugas satgas siaga dan kewaspadaan Covid 19 RT 41 Perumahan Regency dan RT 34 Kelurahan Gunung Bahagia, Kamis (18/2/2021).

“Setiap posko Satgas Covid 19 sudah ada progres, dalam arti sudah memiliki rumah isolasi. Kebijakan pemerintah saat ini menerapkan PPKM skala mikro ingin lebih fokus ke sasaran karena kluster itu ada di RT sehingga harus mengoptimalkan pelaksanaanya,” ujar Wakil Satgas Covid 19 Balikpapan Kolonel Arm I Gusti Agung Putu Sujarnawa di Posko Satgas RT 34 Kelurahan Gunung Bahagia.

Lanjut Dandim 0905/Balikpapan mengatakan dengan adanya PPKM skala mikro di tingkat RT, tentu ada beberapa kegiatan yang perlu dilakukan Tim Satgas setempat. Rutin memantau kondisi warga, memiliki rumah isolasi agar dapat membantu memutus penularan yang terjadi khususnya kluster keluarga.

Mengingat saat ini di Kota Balikpapan angka terkonfirmasi positif Covid-19 meningkat dan ketersediaan tempat tidur maupun ruang ICU di rumah sakit sudah penuh. Oleh karenanya, wali kota selaku Ketua Satgas Covid-19 mengambil kebijakan untuk menambah ruang isolasi, akan tetapi dengan adanya rumah isolasi secara mandiri dapat membantu ketersedian rumah isolasi yang disediakan pemerintah.

“Penanganan ini tidak bisa sendiri, penanganan ini harus bersama-sama dan bersinergi. Mudah-mudahan wabah pandemi Covid 19 bisa segera kami atasi, ” serunya.

Memang biar bagaimana pun pandemi Covid 19 ini, semua negara mengalami hal yang sama bukan hanya Indonesia saja. Maka strategi kebijakan yang diambil oleh pemerintah akan menimbulkan pro dan kontra.

“Kami sebagai warga negara atau masyarakat harus arif dan bijaksana untuk menyikapinya tapi tentunya kebijakan itu pasti untuk kebaikan masyarakat,” terangnya.

Dalam kesempatan yang sama Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan dr Andi Sri Juliarty mengatakan dengan dukungan PPKM skala mikro ini adalah upaya pencegahan Covid 19, karena jika dicegah di tingkat RT maka tentu akan mengurangi rujukan pasien ke rumah sakit. Puskesmas saat ini sudah mempunyai program baru yaitu penambahan tenaga tracing yang akan dilatih Jumat 20 Februari 2021 nanti yang bertugas untuk turun ke lapangan bersama Tim Satgas RT untuk melakukan tracing yang lebih luas.

Dalam PPKM mikro ini, salah satu tugas satgas di tingkat RT apabila ada warga yang terkonfirmasi positif wajib melakukan tracing maksimal 30 orang dan minimal 15 orang. “Memang upaya pencarian sedang digalakkan oleh pusat dan bersama-sama kami menjalankan PPKM mikro ini. Terima kasih atas dukungannya,” ungkapnya.

Begitu pula program vaksinasi yang sedang berlangsung, dalam minggu depan akan diberikan kepada pelayanan publik dan lansia. “Mohon untuk disosialisasikan sehingga program vaksinasi nanti dapat diikuti dengan baik dan sasaran tercapai karena program vaksinasi salah satu upaya untuk melindungi dan jika semua sudah tervaksin dapat terbentuk kekebalan kelompok sehingga sebagai benteng buat kami, tidak ada cela masuknya penularan Covid 19,” tukasnya.

Kepala RT 34 Kelurahan Gunung Bahagia Idrus Rachman menyampaiakan terima kasih atas kehadiran dan mendukung kegiatan ini. Kampung RT 34 yang memilki penduduk 257 jiwa, 164 kepala keluarga dan 133 rumah langsung merespon untuk melakukan pembentukan PPKM mikro ketika mendapatkan petunjuk dari kelurahan.

“Alhamdulillah sampai saat ini sudah tidak ada lagi, kami sudah masuk zona hijau,” pungkasnya.

Dalam supervisi pelaksanaan tugas satgas siaga dan kewaspadaan Covid 19 RT 41 Perumahan Regency Cluster dan RT 34 Kelurahan Gunung Bahagia membagikan masing-masing 100 masker kain dan tiga pak masker medis.(*)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top