Corak

Pertamina Latih Warga Buat Tempe di Kampung Literasi Klandasan Ilir

Teks foto: pelatihan tempe di Kampung Literasi TMB An-Nisaa Kelurahan Klandasan Ilir (foto:kotaku.co.id/ist)

KOTAKU, BALIKPAPAN-PT Pertamina (Persero) Refinery Unit (RU) V Balikpapan latih warga di lingkungan Taman Baca Masyarakat An-Nissa Roelyta Aminuddin Kelurahan Klandasan Ilir, membuat tempe dalam rangka mendukung program literasi di Kota Balikpapan, Minggu (28/2/2021).

“Literasi itu sebenarnya tidak hanya baca tulis tapi juga numerasi, financial, sains, digital dan budaya. Melalui pelatihan pembuatan tempe ini, kami mencoba mengajarkan hal tersebut kepada ibu-ibu di sekitar taman baca,” jelas Pengelola TBM An-Nisaa Roelyta Aminuddin melalui siaran pers yang disampaikan, Senin (1/3/2021).

Dijelaskan, dalam proses pembuatan tempe, pihaknya memperkenalkan literasi baca tulis. Dan dalam pelatihan tersebut peserta secara otomatis diminta membaca cara pembuatan tempe.

Selanjutnya literasi numerasi melalui ketelitian angka, pengukuran takaran serta waktu fermentasi pembuatan tempe. Ya, dalam pembuatan tempe dibutuhkan takaran dan waktu yang tepat, mulai dari ukuran bahan yang digunakan, perbandingan ragi dan kedelai yang digunakan serta durasi yang dibutuhkan proses kedelai menjadi tempe.

Literasi ketiga yakni financial. Tujuan dari pelatihan tentu menambah pengetahuan masyarakat sekaligus keterampilan. “Hemat bahan pangan untuk konsumsi sendiri, dan bisa dijual meningkatkan pendapatan.” jelasnya

Literasi keempat meliputi sains mengenai bagaimana fermentasi serta proses kedelai menjadi tempe. Untuk literasi digital, peserta diajarkan untuk mempromosikan melalalui media sosial. Dan literasi terakhir berupa budaya di mana tempe merupakan produk asli Indonesia yang sudah mendunia.

Terpisah, Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina RU V Balikpapan Ely Chandra Peranginangin menyampaikan program literasi salah satu bentuk dukungan Pertamina dalam meningkatkan sumber daya manusia di wilayah operasional perusahaan. “Melalui pelatihan serta beberapa pelatihan ke depan, kami berharap pengetahuan dan kemampuan masyarakat terhadap keenam literasi dasar tersebut dapat tumbuh,” harapnya. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top