Metro

Februari 2021, PAD Balikpapan Diklaim Meningkat

Teks foto: Haemusri Umar

KOTAKU, BALIKPAPAN-Februari 2021, realisasi penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemerintah Kota Balikpapan diklaim meningkat. Mencapai Rp 32miliar dari Rp25 miliar periode Januari 2021.

“(berkat) PPKM (Pembatasan Kegiatan Masyarakat, Red) skala mikro, sehingga masyarakat masih dapat melakukan aktivitas kegiatan. Selain itu, Pemkot Balikpapan sudah membuka (pembatasan bagi) sektor usaha yang mendorong PAD meningkat,” ucap Kepala Badan Pengelola Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (BPPDRD) Kota Balikpapan Haemusri Umar ditemui di Balai Kota, Selasa (9/3/2021).

Menurutnya, PPKM ini pasti ada dampak yang ditimbulkan, karena semua sektor usaha bergantung pada tingkat kunjungan. Khusus aturan PPKM skala mikro, memungkinkan masyarakat melakukan kegiatan di bawah penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Berbanding terbalik dengan tahun 2020 yang menerapkan pemberlakuan pembatasan sosial skala besar (PSBB), tidak ada kegiatan masyarakat.

“Ya mudah-muadahan, saya yakin kebijakan pemerintah itu selaras antara penanganan kesehatan dengan kebijakan ekonomi. Dengan diberlakukan PPKM ini kan harus ada keseimbangan,” urainya.

Sejauh ini Pemkot Balikpapan memberikan pelonggaran atau relaksasi di beberapa sektor kegiatan masyarakat, untuk mendorong pertumbuhan perekonomian Kota Balikpapan yang sempat menurun akibat kebijakan yang sebelumnya diterapkan di Kota Balikpapan.(*)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top