Metro

Air yang Dibuang melalui Drainase, Hotel Novotel Balikpapan Tegaskan hanya Sisa Pengolahan WTP

KOTAKU, BALIKPAPAN-Sempat geger air yang dibuang langsung melaiui saluran drainase oleh Hotel Novotel Jalan Ery Suparjan RT 35 Klandasan Ulu, diduga limbah lantaran berwarna kuning. Terkait itu, Kepala Engineering Hotel Novotel Balikpapan Suwanto angkat bicara.

“Itu hanya pembuangan air biasa dan tidak berbau,” jelasnya saat ditemui Kotaku.co.id, Rabu (17/3/2021). Pantauan media ini di lokasi, air pembuangan yang dimaksud memang tidak berbau dan terlihat seperti air bekas terkena karat.

Dijelaskan, air pembuangan tersebut merupakan sisa pengolahan Water Treatment Plant (WTP). Selama ini hotel mengandalkan WTP untuk memenuhi kebutuhan air bersih. Nah, sistem pembuangan mengharuskan ke tempat terbuka. Sedangkan warnanya yang kekuningan disebabkan kandungan zat besi.

Sistem WTP yang digunakan pun dipastikan sudah diketahui Dinas Lingkungan Hidup (DLH). “Sudah diuji oleh DLH, saya dengan DLH waktu itu lagi inspeksi tentang limbah Sewage Treatment Plant (STP), kami juga minta pendapat tentang limbah WTP kami, apakah itu ada izin tersendiri, kalau ada kami akan urus. Tapi saat itu DLH menyampaikan bahwa belum ada (perizinan khusus limbah WTP),” jelasnya.

Dari situ, pihaknya disarankan membuat sumur resapan dengan menanam beberapa jerigen. “Itupun sudah kami lakukan. Seandainya itu dianggap pencemaran lingkungan di mana pencemarannya,” ucapnya kemudian.

Sementara itu, Ketua RT 35 Anwar memastikan hingga saat ini tidak ada laporan warga yang mengeluhkan air pembuangan tersebut. “Kalau ada apa-apa warga pasti melapor tapi ini tidak ada,” jawabnya.

Terkait itu, Lurah Klandasan Ulu Siswanto mengaku sudah melihat langsung air yang dibuang melalui drainase tersebut. “Saya sudah lihat dan saya ambil gambarnya itu merupakan sisa air bawah tanah dan yang kuning itu zat besinya,” pungkasnya. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top