Corak

NU Balikpapan Didik Kader Militan

KH Muhammad Mukhlasin
Miftahul Ulum

KOTAKU, BALIKPAPAN-Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) tingkat Kecamatan Balikpapan Selatan menggelar pendidikan kader penggerak NU angkatan III mulai 19-21 Maret 2021 di aula Guest House Nur Aziziah, Jum’at (19/3/2021) sore.

“PKPNU adalah amanah organisasi dari pengurus pusat untuk mendidik kader-kader NU yang militan, yang ikut menggerakkan kegiatan di lingkungan NU di Kota Balikpapan,” ucap Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Balikpapan KH Muhammad Mukhlasin.

Lanjut KH Mukhlasin sapaan karibnya, PKPU ini juga untuk menunjukkan komitmen NU terhadap kebangsaan, karena salah satu muatan materinya untuk penguatan seluruh kader agar benar-benar punya rasa tanggung jawab dan cinta kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia. “Itu yang paling pokok dan inti kegiatan PKPNU ini angkatan ketiga,” serunya.

Kegiatan yang sempat tertunda sebelumnya berlangsung dengan mengikuti protokol kesehatan, sehingga peserta dalam kegiatan ini dibatasi hanya 50 persen dari sebelumnya mencapai 200 peserta menjadi sekitar 50 peserta. “Mudah-mudahan acara ini berjalan dengan lancar dan tetap saran saya sebagai Ketua NU untuk mengikuti protokol kesehatan,” tegas KH Mukhlasin.

Kegiatan ini merupakan acara setiap tahun minimal dilaksanakan satu kali dalam satu tahun. Peserta yang bisa mengikuti merupakan warga NU Balikpapan dan yang memiliki rekomendasi dari pengurus NU semua tingkatan kecamatan, kelurahan maupun kota atau dari badan-badan otonom seperti di antaranya Ansor, IBNU, Fatayat termasuk PMII.

“Kami selektif sekali, tidak semua orang yang kami terima jadi harus betul-betul selektif. Kalau memang sudah benar-benar ada rekomendasi dari salah satu badan otonom, baru kemudian kami terima untuk menjadi peserta,” ujarnya.

Adapun pokok pendidikan kader NU ini yang sudah nasional ini untuk mendidik warga NU baik yang kultur atau berstruktur, agar benar-benar militan, loyal terhadap organisasi NU, dan memberikan pemahaman terkait dengan masalah gerak NU, serta untuk menanamkan terkait masalah kebangsaan.

“Kalau masalah keagamaan sudah final, tidak mungkin cukup satu atau dua hari. Ini terkait lebih ke internal organisasi NU saja,” paparnya.

KH Mukhlasin berharap kegiatan ini sampai selesai berjalan dengan lancar dan sesuai dengan protokol kesehatan. Kemudian, setelah mengikuti kegiatan pendidikan ini betul-betul menunjukkan sebagai kader yang peduli terhadap organisasi atau jam’iyah di NU.

Selaras dengan itu Ketua Panitia PKPNU Miftahul Ulum menyampaikan PKPNU bertujuan untuk kaderisasi di tingkat NU semua tingkatan, agar para pengurus lebih maksimal dalam berkhidmat. Selain itu juga, dapat menjaga keutuhan masyarakat bangsa dan negara. “Itu yang perlu ditekankan kepada mereka supaya tidak terpengaruh dengan pengaruh intoleran yang ada saat ini dari pihak-pihak yang khususnya ada di negara kami,” imbaunya. Selanjutnya mengatakan dengan adanya pelatihan ini warga NU dalam berkiprah di tengah-tengah masyarakat memiliki pemikiran, gerakan termasuk aqidahnya lebih kuat dan mantap sehingga militansi atau komitmen daripada pengurus atau warga NU ini lebih kuat dibanding dengan sebelumnya.(*)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top