Ekbis

Sinergi Holding BUMN, Pegadaian Pastikan Kinerja Makin Berenergi

Teks foto: Dirut Pegadaian Kuswiyoto (kiri) bersama Menteri BUMN Erick Thohir (foto: kotaku.co.id/ist)

KOTAKU, BALIKPAPAN-Manajemen PT Pegadaian (Persero) mendukung program Holding BRI-Pegadaian-PNM yang diinisiasi oleh Kementerian BUMN sebagai upaya untuk mewujudkan Pemulihan Ekonomi Nasional sesuai tagline BUMN untuk Indonesia. Holding tersebut juga akan memperkuat data base pelaku Ultra Mikro (UMi) dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang bermanfaat dalam mendukung suksesnya program pemerintah dalam pembangunan ekonomi.

“Holding ini juga akan menciptakan efisiensi karena penggunaan teknologi dapat dilakukan secara terintegrasi. Dengan integrasi ini maka transaksi nasabah ketiga perusahaan semakin cepat, akurat, mudah dan hemat. Di sisi lain ketiga institusi juga bisa saling memafaatkan gedung kantor atau outlet dan agen masing-masing perusahaan untuk memasarkan produk secara cross selling,” kata Direktur Utama (Dirut) Pegadaian Kuswiyoto melalui siaran pers yang disampaikan, Jumat (19/3/2021).

Menurutnya, holding BUMN memiliki tujuan utama untuk penguatan bisnis UMi dan UMKM serta kemudahan akses terhadap pembiayaan di Pegadaian. Perluasan akses ini terjadi karena masing-masing institusi dapat saling memanfaatkan outlet, agen, dan tenaga pemasar secara terintegrasi, sehingga daerah-daerah yang belum terjangkau oleh outlet Pegadaian dapat dilayani di outlet BRI, agen BRIlink, dan PNM.

Lebih lanjut Kuswiyoto meyakini bahwa holding BUMN ini memberikan dampak positif tidak hanya kepada pelaku UMi dan UMKM tetapi juga meningkatkan kesejahteraan agen ketiga perusahaan.

“Karyawan juga tidak perlu khawatir karena holding tidak akan menimbulkan dampak negatif seperti PHK, penutupan outlet ataupun pengurangan pendapatan. Bahkan sebaliknya jika bisnis semakin sehat maka kesejahteraan karyawan pun semakin meningkat,” imbuhnya seraya menenangkan.

Sementara itu Menteri BUMN Erick Thohir menegaskan sudah mendapatkan restu dari sejumlah otoritas berkaitan dengan rencana pembentukan Holding UMi tiga BUMN di bawah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) yang membawahi PT Pegadaian (Persero) dan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM.
Erick mengatakan dukungan tersebut berasal dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), dan Komite Privatisasi yang dipimpin langsung oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.

“Alhamdulillah dari audiensi kami dan rapat-rapat yang ada di berbagai pihak saat ini kami sudah mendapat dukungan,” kata Erick dalam Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi VI DPR RI, Kamis (18/3/2021). (*)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top