Metro

Panja Komisi II DPR RI Nilai Pilkada Balikpapan Tahun 2020 Sukses

Teks foto: Ketua Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia Tandjung saat kunjungan Kerja Panja Evaluasi Pelaksanaan Pilkada Serentak tahun 2020 di aula KPU Balikpapan, Selasa, (30/3/2021) (foto:kotaku.co.id/niken)

KOTAKU, BALIKPAPAN-Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Balikpapan tahun 2020 dapat dikatakan sukses. Walaupun, masih ada permasalahan yang dihadapi.

“Pilkada 2020 kemarin sukses, bagaimana pun kami harus urai, masih ada masalah-masalah yang kemarin dihadapi itu yang tentu harus kami cari solusinya,” jelas Ketua Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia Tandjung saat kunjungan kerja Panitia Kerja (Panja) Evaluasi Pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2020 di aula Komisi Pemilihan Umum (KPU)Balikpapan, Selasa (30/3/2021).

Evaluasi Pilkada tahun 2020 penting dilakukan menjelang agenda Pemilu tahun 2024. “Karena agenda kepemiluan yang akan datang ini cukup berat tahun 2024. Karena akan dilaksanakan sekaligus dalam satu tahun yakni Pileg (Pemilu Legislatif, Red), Pilkada, dan Pilpres (Pemilihan Presiden, Red) di seluruh Indonesia,” ungkap Ahmad Doli Kurnia Tandjung.

Dijelaskan, secara umum seluruh Indonesia khususnya Kaltim pelaksanaan Pilkada tahun 2020 dinilai cukup baik, bahkan ada beberapa yang disoroti misalnya beberapa kasus pidana Pemilu dan tidak semua wilayah ada. “Artinya fungsi pengawasan baik Bawaslu maupun Gakkumdu (Penegakkan Hukum Terpadu, Red) itu bisa ditegakkan secara baik dan ini jadi model radar yang lain,” timpalnya.

Salah satu indikator bisa dikatakan sukses pelaksanaan Pilkada tahun 2020 adalah tingkat partisipasi pemilih tinggi. Mengingat, Pilkada tahun 2020 dilaksanakan di tengah pandemi Covid 19.

“Alhamdulillah tingkat partisipasi pemilih tinggi bahkan dibandingkan Pilkada sebelumnya secara nasional tercatat 73,6 persen,” paparnya.

Walaupun memang tidak sesuai dengan target KPU yakni 75 persen, tetapi Pilkada tahun 2020 dikatakan berhasil. Artinya kesadaran demokrasi masyarakat cukup tinggi sekali sekalipun pandemi.

“Masyarakat yang sudah datang sesuai dengan aturan yang dibuat dengan penerapan protokol kesehatan. Saya mengucapkan terima kasih pada seluruh penyelenggara baik KPU maupun Bawaslu khusunya di Kaltim. Tetapi keberhasilan yang telah ditorehkan kemarin jangan membuat kami puas, karena masih ada agenda politik yang hampir sama ke depan jauh berbeda dengan Pemilu sebelumnya,” ulasnya.

Ia menambahkan penyelenggara Pemilu berikutnya perlu disiapkan untuk dapat menyiapkan konsep dalam Pemilu tahun 2024. Terutama, mempelajari masalah yang terjadi dan cara mengatasinya.

“Agenda 2024 maha padat, maha rumit dan maha membutuhkan energi yang cukup besar. Keberhasilan kami yang kemarin dalam Pilkada tahun 2020 itu diproyeksikan pada tahun 2024,” terangnya.

Hadir dalam kunjungan kerja Panja Komisi II DPR RI di antaranya KPU RI dan Bawaslu RI, pejabat Kementerian Dalam Negeri, perwakilan Pemerintah Provinsi Kaltim, Ketua KPU dan Ketua Bawaslu Provinsi Kaltim, Ketua KPU dan Ketua Bawaslu tingkat kabupaten dan kota se Provinsi Kaltim, termasuk Gakkumdu.(*)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top