Parlementaria

DPRD Balikpapan Berharap Ada Toleransi sebelum Penerapan Zero Tolerance

DPRD Kota Balikpapan saat menggelar RDP dengan Forum Warga Jalan Jenderal Sudirman Bersatu mengenai zona Zero Tolerance di ruang rapat, Kamis (01/3/2021) (foto:kotaku.co.id/niken)

KOTAKU, BALIKPAPAN-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan Forum Warga Jalan Jenderal Sudirman Bersatu terkait zona Zero Tolerance di Ruang Rapat Paripurna, Kamis (01/3/2021).

“Hari ini kami sepakat bersama-sama dengan Satlantas (Satuan Lalu Lintas, Red) Polresta Balikpapan, dari pemerintah dalam hal ini Dinas Perhubungan, Satpol PP bahwa Komisi I dan Komisi III DPRD Balikpapan minta (kebijakan) dievaluasi (terlebih dahulu) sambil menunggu kami rapat dengan Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Red),” ucap Wakil Ketua DPRD Balikpapan Sabaruddin Panrecalle usai pertemuan.

Berdasarkan Undang-Undang No 22 tahun 2009, Peraturan Daerah (Perda) No 10 Tahun 2017, termasuk Surat Keputusan (SK) Wali Kota Balikpapan, kebijakan bebas toleransi itu wajib dijalankan. Bahkan sejak lama.

“Kami sepakat bahwa Undang-Undang itu harus dilaksanakan tetapi Undang-Undang yang mendukung rakyat. Ternyata ini ada yang merasa dirugikan oleh orang banyak, ini yang harus kami rumuskan secara bersama-sama,” tutur Sabaruddin.

Apalagi rencana penerapan kebijakan bebas toleransi di tengah pandemi Covid 19. Sementara wabah Covid-19 berdampak negatif terhadap kehidupan perekonomian masyarakat. Jangan sampai Zero Tolerance menambah kehidupan perekonomian masyarakat Balikpapan semakin terpuruk. “Mudah-mudahan ada keputusan yang kami ambil bersama-sama. Kami perintahkan Dinas Perhubungan dan Satpol PP untuk segera langsung ketemu wali kota untuk melaksanakan agenda rapat Forkopimda,” tegasnya.

Terpisah, Kasatlantas Polresta Balikpapan Kompol Irawan Setyono SH SIK MH menyampaikan akan menunda sementara penerapan Zero Tolerance. Namun sosialisasi bebas toleransi akan tetap berlanjut. “Kami akan melaksanakan kelonggaran, kami akan menunggu satu atau dua hari ke depan (rapat Forkopimda,red),” terangnya.

Pages: 1 2

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top