Ekbis

Gak Usah Bingung! Masak Hidangan Ramadan, Percayakan Bumbu Praktis Wahyu Pandansari

hamas Ramadhan
Stan bumbu praktis Wahyu di kawasan Pandansari (foto:kotaku.co.id/ist)

KOTAKU, BALIKPAPAN-Ramadan sebentar lagi akan dijelang. Berbagai persiapan dilakukan. Salah satunya menyiapkan syukuran menyambut datangnya bulan suci. Berbagai hidangan pun bakal tersaji. Seiring dengan itu, bumbu siap saji milik Wahyu ikut ketiban rezeki. Sebab tidak sedikit masyarakat yang mengandalkan bumbu praktis olahannya untuk sajian berbagai menu. Utamanya menghadapi hari besar. Termasuk jelang Ramadan seperti sekarang.

“Menyambut Ramadan, penjualan sudah ramai sejak Jumat 9 April 2021 lalu. Kemungkinan semakin ramai H-1 Ramadan,” kata Wahyu pedagang bumbu siap saji di kawasan Pasar Pandansari dijumpai Kotaku.co.id, Minggu (11/4/2031).

Usaha bumbu praktis yang dikembangkan Wahyu menawarkan bumbu berbagai jenis masakan. Dalam menjalankan usahanya, Wahyu didukung dua outlet sekaligus. Masing-masing di belakang toko perlengkapan kue Sinar 88 dan samping Toko Helmi 2 tepatnya kawasan agen sayur. Keduanya di kawasan Pandansari.

Dijelaskan, momentum tinggi permintaan seperti sekarang, bumbu sop, bumbu bali dan bumbu opor ayam yang paling laris dibeli. “Semua bumbu berbagai jenis masakan ada tapi jangan beli bumbu untuk sayur bening ya, karena cuma pakai irisan bawang merah dan bawang putih. Pernah ada konsumen, kebetulan pria, sudah ngantre lama, pas sampai gilirannya, yang dicari bumbu sayur bening,” kelakarnya seraya memutar ingatan.

Kalau berdasarkan komoditas, bawang putih dan bawang merah yang sudah dihaluskan yang paling mendominasi permintaan. Tak main-main, untuk bawang putih, sejak Jumat lalu, aku Wahyu, rata-rata penjualan per hari mencapai 60 kilogram (Kg) dari 35 Kg saat hari biasa. Sedangkan bawang merah mencapai 30 Kg per hari dari rata-rata 20 Kg per hari saat kondisi normal.

Aneka bumbunya dibandrol mulai Rp5 ribu. Harga cabai yang melangit, memaksanya mencoret cabai yang sudah dihaluskan dari daftar bumbu praktisnya. “Sejak sebulan lalu enggak jual. Jadi kalau konsumen yang suka pedas, haluskan cabai sendiri,” kelakarnya.

Dia memperkirakan, tren permintaan Ramadan tahun ini akan melejit seiring dibukanya Pasar Ramadan yang menyediakan aneka jenis hidangan. “Tahun lalu kan enggak ada, otomatis mempengaruhi. Nah tahun ini, infonya Pasar Ramadan akan buka, otomatis permintaan bumbu jadi juga meningkat,” serunya.

Jelang Idulfitri, laju permintaan bumbu siap pakai olahannya dipastikan kembali melambung. Tak hanya menambah volume produksi, jam operasional pun semakin lama. “Biasanya mulai H-3 sampai malam Lebaran, jualan mulai subuh sampai pukul 24.00 Wita,” pungkasnya. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top