
KOTAKU, BALIKPAPAN-H Abdulloh resmi menjadi Ketua Ikatan Paguyuban Keluarga Tanah Jawi (Ika Pakarti) Kota Balikpapan periode 2021-2026. Dilantik oleh Ketua DPP Ika Pakarti Kaltim H Rusmadi Wongso di Ballroom Grand Mahakam Swiss Bell Hotel Balikpapan, Minggu (5/12/2021) sore.
“DPD Ika Pakarti yakin dan percaya akan bersinergi di dalam membangun Kota Balikpapan maupun Kaltim bersama ormas daerah,” jelasnya saat ditemui usai kegiatan.
Abdulloh mengatakan, kehadiran Ika Pakarti bukan musuh atau pesaing akan tetapi ingin bersinergi bersama dengan ormas daerah, untuk bisa berkontribusi kepada Kota Balikpapan khususnya agar dapat membangun Kota Balikpapan yang lebih baik.
Sesuai dengan moto Ika Pakarti yakni Guyub Rukun, maka sesama paguyuban yang tergabung dalam DPD Ika Pakarti Kota Balikpapan berharap tetap terus kompak dan guyub rukun. “Kalaupun ada hal-hal yang menjadi kerikil tidak berarti, kami bicarakan dengan baik agar tetap solid rukun baik Ika Pakarti internal sendiri maupun dengan paguyuban atau ormas daerah di Kota Balikpapan,” serunya.
Banyak sekali tugas untuk berkontribusi kepada Kota Balikpapan, terutama untuk menyosialisasikan dan menyelesaikan masalah pandemi Covid 19 di Kota Balikpapan karena paguyuban itu rata-rata pelaku UMKM di Kota Balikpapan.
Terdapat 47 paguyuban yang bernaung dalam DPD Ika Pakarti Kota Balikpapan terdiri dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur termasuk dari Madura. Mudah-mudahan dapat dukungan dari Pemerintah Kota Balikpapan, untuk bersama-sama dengan ormas dan paguyuban daerah di Kota Balikpapan dapat diterima oleh organisasi atau masyarakat lokal maupun nasional.
Sementara itu, Wali Kota Balikpapan H Rahmad Mas’ud menyampaikan persatuan adalah segala-galanya untuk bisa rukun aman dan nyaman. Melalui Ika Pakarti dapat menjaga persatuan dan kesatuan, untuk membangun Kota Balikpapan yang layak dihuni, maju, modern dan sejahtera dalam bingkai Madinatul Iman.
“Ini termasuk komitmen kami semua yang ada dirantau untuk menjaga kelestarian dan menghidupkan nilai-nilai budaya. Ini menjadi tanggung jawab kami semua,” terangnya.
Rahmad mengatakan, sesuai dengan pesan moral yakni di mana bumi dipijak di situ langit dijunjung. Artinya di mana pun berada, mampu menjadi yang terbaik. “Dan selalu berbuat kebaikan,” serunya.
Ika Pakarti dapat bersinergi dengan seluruh ormas maupun masyarakat, karena Balikpapan dikenal sebagai mini Indonesia yaitu berbagai suku dan agama.
Sebenarnya Balikpapan tidak kaya akan hasil tambang tetapi kaya akan keanekaragaman. “Kami akan lestarikan dan jaga tentunya dibawah naungan NKRI apalagi dengan adanya Ibu Kota Negara,” pungkasnya.(*)



