
KOTAKU, BALIKPAPAN-Pembangunan rumah sakit jantung di Rumah Sakit Pertamina Balikpapan (RSPB) ditargetkan akan selesai pada akhir tahun ini.
“”Kami sedang berdiskusi dengan beberapa stackholder terkait dengan izin bangunan, renovasi. Jadi sekarang sudah mulai berproses,” ujar Direktur RSPB M Noor Khairuddin saat ditemui di Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan, Kamis (22/5/2021) sore..
Luas lokasi yang akan dijadikan sebagai rumah sakit jantung milik RSPB diperkirakan mencapai 7.200 meter persegi. Rumah sakit ini nantinya juga membutuhkan lebih banyak tenaga kesehatan, karena tidak akan mungkin bisa diakomodir dari tenaga kesehatan yang ada di RSPB.
“Spesifikasinya khusus, kemudian perawatannya akan terpisah jadi pasti akan dibutuhkan. Kami masih hitung, karena semua tergantung jumlah tempat tidur dan jenis layanan yang akan kami tampilkan,” paparnya.
Keseriusan RSPB dalam membangun rumah sakit jantung tidak dipungkiri lagi, karena rumah sakit ini akan menjadi rumah sakit yang terbesar di Kalimantan. Mengingat saat ini jumlah pasien semakin meningkat, terutama Balikpapan yang memiliki jumlah kasus jantung cukup tinggi.(*)



