
KOTAKU, BALIKPAPAN-Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Balikpapan melepas keberangkatan 290 jemaah umrah PT Samira Ali Wisata dari Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan menuju Arab Saudi, Rabu (12/1/2021).
Keberangkatan jemaah umrah ini bisa menjadi tolak ukur untuk keberangkatan calon jemaah haji (Calhaj). “Saat ini masih banyak yang tertunda, kami tidak berani menjanjikan tapi mudahan bisa berangkat,” kata Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah H Suharto Baijuri dijumpai di Bandara SAMS.
Disebutkan, saat ini sebanyak 14.989 calhaj asal Kota Balikpapan tertunda keberangkatanya akibat pandemi covid-19. Keberangkatan belasan ribu jemaah tersebut tertunda sejak tahun 2019 hingga Desember 2021.
Namun, angin segar pun didapatkan setelah Arab Saudi mencabut larangan umrah bagi Warga Negara Indonesia (WNI) sejak Januari 2022.
Terkait ibadah umrah di tengah pandemi, Sub Koordinator Penyelenggaraan Haji dan Umrah Khusus Kanwil Kemenag Kaltim Ahmad Munir Gawi menerangkan keberangkatan mengacu Kebijakan Umrah Satu Pintu atau One Gate Policy (OGP) yakni melalui Bandara Internasional Soekarno Hatta, Jakarta dengan menggunakan Asrama Haji Pondok Gede Jakarta sebagai lokasi screening kesehatan 1×24 jam sebelum menuju Arab Saudi.
“Jadi hari ini masuk (Asrama Haji Pondok Gede) besok baru berangkat,” jelasnya.
Sesampainya di Mekkah, jamaah kembali menjalani karantina selama empat malam lima hari. Baru kemudian menjalankan ibadah.



