Metro

Alhamdulillah, 290 Jemaah Umrah Asal Kaltim Berangkat Hari Ini

Kemudian setibanya di Tanah Air, jamaah kembali menjalani karantina sesuai dengan kebijakan Pemerintah RI yakni selama tujuh hari, baik itu dilakukan di asrama maupun di hotel.

Hingga saat ini, proses itupun masih berjalan dan diharapkan lancar hingga akhir. “Kalau ini berjalan lancar dan dari sana melihat keseriusan dalam sistem prokes mudah-mudahan kami diberi kuota untuk pelaksanaan (ibadah haji) tahun ini,” harapnya.

Sementara itu, Kepala PT Samira Ali Wisata cabang Balikpapan Yulda Susanti selaku penyelenggara perjalanan ibadah umrah yang memberangkatkan 290 jemaah umrah tersebut mengatakan, yang berangkat merupakan yang keberangkatannya tertunda akibat pandemi Covid-19.

“Kami ikut aturan Kemenag yakni memprioritaskan jemaah yang tertunda, ada yang tertunda dari dua tahun kemarin, ini juga masih ada yang tertinggal karena vaksinnya belum selesai,” jelasnya.

Disebutkan, dari jumlah itu, terbanyak berasal dari Balikapapan, disusul jemaah asal Penajam Paser Utara (PPU) kemudian Paser dan Samarinda. Dengan usia termuda 12 tahun hingga 73 tahun.

Selanjutnya, ia berencana memberangkatkan 800 jemaah lainnya yang berasal dari Samarinda dan Berau, 8 Februari nanti. “Kami ada 1.200 tapi yang berangkat baru 300-an, rencana diberangkatkan semua tahun ini. Kami ada jadwal hingga Maret, dan Februari ada dua penerbangan,” tambahnya.

Selain itu, lanjut dia, masih ada beberapa jemaah lainya yang juga masih tertunda akibat masalah non teknis seperti pembayaran hingga vaksinasi. “Biaya (perjalanan ibadah umrah) ada kenaikan yang lumayan dari Rp28 juta jadi Rp35 juta hingga Rp45 juta,” pungkasnya. (*)

Pages: 1 2

To Top

You cannot copy content of this page