Parlementaria

Anggota DPRD Balikpapan Slamet Iman Santoso Merasa Dibohongi

Slamet Iman Santoso

KOTAKU, BALIKPAPAN-Anggota DPRD Kota Balikpapan Slamet Iman Santoso berencana menempuh jalur hukum.

Itu untuk mendapatkan kepastian kelanjutan pengerjaan fasilitas umum (fasum) RT 15 Perumahan Wika, Kelurahan Gunung Samarinda Baru (GSB) yang terdampak proyek gorong-gorong Daerah Aliran Sungai (DAS) Ampal yang dikerjakan PT Fahreza Duta Perkasa selaku kontraktor.

Hal ini disampaikannya, lantaran warga 15 Perumahan Wika, Kelurahan Gunung Samarinda Baru (GSB) masih menunggu itikad baik kontraktor.

“Ya mereka belum melakukan aksi yang positif, yang membawa kebaikan dalam rangka memperbaiki fasum dan fasos (fasilitas sosial) yang terdampak pekerjaan tersebut,” ujar Slamet Iman Santoso, ditemui di DPRD Kota Balikpapan, Rabu (6/9/2023).

Iman yang juga Ketua RT 15 Perumahan Wika GSB, Balikpapan Utara itu menyampaikan, akan mengambil langkah konkret dalam waktu dekat.

“Setelah berkoordinasi dengan segenap warga, (kami akan) meminta pihak berwajib menelaah laporan warga terkait pembohongan publik,” katanya.

Ia menyebut langkah ini menjadi peringatan bagi semua kontraktor, bahwa pembohongan publik bukanlah hal yang bisa dipermainkan.

Adapun pembohongan publik yang dia maksud, terkait janji kontraktor untuk segera menyelesaikan perbaikan fasum dan fasos terdampak proyek gorong-gorong DAS Ampal.

Warga dan kontraktor yang diwakili Project Manager PT Fahreza Duta Perkasa Arif Wibisono, telah menandatangani perjanjian tertulis dan dilengkapi dengan tanda tangan bermaterai, saat bertemu di lingkungan setempat, 13 Agustus 2023 lalu.

“Kami menuntut hak kami karena kami dijanjikan. Kami menuntut hak kami karena ada hal yang belum diselesaikan.

Untuk itu ada komitmen yang harus diselesaikan,” ucapnya.

Sebelumnya, Arif Wibosono mengatakan terus berupaya mengerjakan sejumlah titik perbaikan proyek DAS Ampal.

“Semua sudah diminta untuk diajukan (pengaspalan) ke Dinas PU (Pekerjaan Umum).

Saat ini DPU juga sudah Welcome untuk pengaspalan. Artinya 10 persen sudah di-acc (disetujui, Red).

Tinggal menunggu pelaksanaan (perbaikan di Perumahan Wika) saja,” ucapnya melalui pesan WhatsApp, Jumat (1/9/2023). (*)

To Top

You cannot copy content of this page