Parlementaria

Anggota DPRD Ini Dorong RDP dengan Pelaksana Proyek DAS Ampal

Galian itu tepat di depan rumah warga. Dan untuk pengamanan lagi-lagi hanya menggunakan Traffic Cone yang dihubungkan dengan garis berwarna kuning hitam.

Melihat itu, anggota Komisi III DPRD Balikpapan Fadlian Noor menyayangkan. Selain itu, dia juga menilai pekerjaan drainase itu tidak efektif.

Menurutnya, sejatinya pekerja proyek itu fokus satu titik baru kemudian menuju titik berikutnya. Tidak sekaligus.

“Ini dibagi dua pekerjaan, alatnya dibawa kesana kemari. Proyek anggaran Rp135 miliar masa nyewa craine saja gak sanggup.

Ini jelas gak efektif. Kalau dikerjakan semua bersamaan, kesannya hanya menggugurkan kewajiban saja. Endingnya nihil semua,” tegasnya.

Yang tak kalah mengesalkan bagi Fadlianoor, yakni tidak ada perwakilan kontraktor dalam sidak yang berlangsung di Perumahan Wika. “Padahal sudah ada undangan artinya mereka tidak mengindahkan,” tambahnya.

Terkait itu, dia pun mengusulkan untuk digelar, rapat dengar pendapat (RDP). Dengan kontraktor beserta konsultan. “Termasuk (Dinas) PU,” pungkasnya. (*)

Pages: 1 2

To Top

You cannot copy content of this page