
KOTAKU, BALIKPAPAN-Angin kencang disertai hujan deras sapu atap rumah Murni, warga RT 54 Gang Family Jalan 21 Januari Kelurahan Baru Tengah Kecamatan Balikpapan Barat, Senin (19/1/2026) malam.
Bangunan bermaterial kayu ini dibagi menjadi dua dihuni Murni berserta anak-menantu dan cucunya.
Peristiwa tersebut terjadi secara tiba-tiba dan membuat material atap beterbangan.
“Sementara mau makan, tiba-tiba kejadian,” kenang wanita paruh baya ini saat ditemui di lingkungan tempat tinggalnya, Selasa (20/1/2026).
Akibat kejadian itu, atap rumah terlepas dan tidak lagi dapat digunakan. Dan kini rumah Murni hanya menyisakan dinding.
Murni pun terpaksa mengamankan barang-barang dan menghentikan sementara aktivitas di dalam rumah.
Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
“Jadi tadi malam kami numpang tidur di rumah tetangga,” ujarnya.
Ditemui dalam kesempatan yang sama, Lurah Baru Tengah Eddy Moelyono menerangkan terdapat dua rumah yang mengalami rusak berat dan dua rumah terdampak terjangan material akibat angin kencang.
“Dua rumah yang terdampak terdiri 4 KK (Kepala Keluarga, Red) dengan 11 jiwa sedangkan dua rumah yang terdampak terdiri 3 KK dengan 8 jiwa.
Saat ini sudah ada bantuan dari pemerintah berupa empat terpal untuk dua rumah yang surat berat,” jelasnya.
Terpal dimanfaatkan sebagai atap sementara untuk rumah yang mengalami rusak berat. Pemasangan terpal dilakukan oleh warga secara bergotong-royong. (*)



