Metro

Antisipasi Kekurangan Nakes, Ini Instruksi DKK Balikpapan

KOTAKU, BALIKPAPAN-Tenaga Kesehatan (Nakes) merupakan garda terdepan untuk menangani pasien yang terkonfirmasi covid-19. Lantas beragam upaya pun dilakukan untuk melindungi pahlawan kesehatan tersebut mulai dari penggunaan alat pelindung diri (APD) hingga menjadi perioritas dalam vaksinasi booster.

Meskipun begitu, bukan berarti risiko nakes terkonfirmasi positif covid-19 tentunya masih tinggi. Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) dr Andi Sri Juliarty setiap harinya selalu ada nakes yang terkonfirmasi positif covid-19.

“Mereka (Nakes, red) tidak semua mendapat penularan dari tempat kerja, lebih banyak dari keluarga dan lingkungannya,” jelasnya kepada awak media, Senin (21/1/2022).

Dipaparkanya, hingga Minggu, (20/2/2022) bertambah 83 kasus nakes yang positif covid-19 sehingga totalnya pun menggemuk menjadi 153 kasus. Jumlah tersebut merupakan akumulasi dari berbagai fasilitas kesehatan seperti rumah sakit, puskesmas, klinik, hingga DKK.

Meski begitu, ia mengatakan, hampir separuh dari nakes yang terjangkit, telah menyelesaikan masa isolasi mandiri atau isoman. Untuk Nakes, lanjut wanita yang kerap disapa dr Dio, berbeda dengan masyarakat pada umumnya dalam masa isolasi lantaran di Kota Balikpapan masih kekurangan nakes.

“Karena kondisi kurang nakes jadi ada Juknis (petunjuk teknis, red) kapan nakes kembali bekerja, maka pada hari kelima nakes kembali diperiksa ulang, jika negatif maka bisa kembali bekerja,” tutupnya. (*)

To Top

You cannot copy content of this page