
KOTAKU, BALIKPAPAN-Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Balikpapan Suwanto mengaku antusias menyambut program Dialog Warga dalam rangka mengoptimalkan salah satu fungsi DPRD yakni pengawasan yang bertujuan untuk menjamin pemerintah daerah menjalankan program sesuai dengan rencana dan ketentuan perundangan yang berlaku.
Nah, program Dialog Warga merupakan ajang yang diformulasikan untuk mengetahui permasalahan yang di hadapi masyarakat.
Dengan mendengar secara langsung kondisi dan keadaan yang tengah di hadapi masyarakat maka fungsi pengawasan DPRD dapat dilaksanakan dengan baik.
Di sisi lain, melalui ajang tersebut akan diperoleh masukan dari masyarakat demi kemajuan dan pembangunan daerah.
Adapun program Dialog Warga, akan dijalankan alat kelengkapan dewan (AKD) yakni Komisi di DPRD Balikpapan.
Dialog Warga akan debut Maret 2023. Bergulir secara maraton hingga September mendatang. Setiap pelaksanaan Dialog Warga, diikuti 80 warga dan dihadiri Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menjadi mitra kerja tiap Komisi di DPRD Balikpapan.
“Dalam Dialog Warga, masyarakat jadi tahu apa saja program kerja tiap Komisi di DPRD Balikpapan. Tiap Komisi juga akan menyampaikan program mitra kerjanya,” kata Suwanto dijumpai di ruang kerjanya, Senin (30/1/2023).
Di DPRD Balikpapan terdapat empat Komisi. Masing-masing Komisi I membidangi pemerintahan, pertanahan dan hukum. Kemudian Komisi II membidangi ekonomi, keuangan, anggaran, pariwisata dan perdagangan.
Lanjut, Komisi III membidangi pembangunan, lingkungan hidup dan perhubungan. Lalu Komisi IV membidangi kesejahteraan rakyat, pendidikan dan kesehatan.
Politisi PDI Perjuangan ini berharap, melalui Dialog Warga informasi yang diterima lebih mendalam. Dengan begitu penyelesaian terhadap sebuah permasalahan capai solusi yang terukur dan terarah. (*)



