
Upacara apel kesiapsiagaan ini dilakukan untuk mengendalikan kerumunan saat malam takbiran, untuk menghadapi lonjakan kegiatan masyarakat dimalam sebelum perayaan Idulfitri 1442 H.
“Kegiatan takbir keliling mungkin tidak ada, tapi ada masyarakat yang melakukan aktivitas di luar seperti berkumpul memeriahkan kemenangan menjelang hari raya,” imbuhnya.
Ia menilai kasus Covid 19 di Balikpapan masih mengkhawatirkan, untuk itu ia berharap bukan hanya di Polres saja, kesiapsiagaan juga dilakukan hingga di lingkungan tiap Polsek di Balikpapan.
“Untuk itu jangan main-main dengan yang namanya covid 19, karena di sekitar masih ada. Saya harapkan bukan hanya di Polres saja, nanti sampe ke Polsek-Polsek juga sampai malam tolong diantisipasi masyarakat,” pintanya.
Sebagai tambahan ia juga mengimbau agar petugas menggunakan cara yang persuasif dengan etika yang lebih baik sehingga tidak ada lagi benturan-benturan antara petugas yang di lapangan dengan masyarakat yang menginginkan kebebasan.
“Karena bagaimanapun juga masyarakat juga sudah mulai jenuh dengan Covid 19. Tapi kami sebagai aparat punya tanggung jawab moril yang besar supaya masyarakat terhindar dari Covid 19 yang sekarang ini masih ada di sekitar,” tutupnya.(*)



