Parlementaria

Ardiansyah Desak Pembangunan SMP di Balikpapan Tengah

Ardiansyah

KOTAKU, BALIKPAPAN-Anggota Komisi IV DPRD Kota Balikpapan Ardiansyah terus mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan untuk mempercepat pembangunan SMP negeri di Balikpapan Tengah.

Yakni dengan segera menetapkan lokasi pembangunan sekolah di Jalan Joko Tole kawasan Sungai Ampal Kecamatan Balikpapan Tengah.

“Itu ada tanah di daerah Sungai Ampal, tepatnya di Jalan Joko Tole, seluas 1,3 Hektare.

Sebagai anggota DPRD Kota Balikpapan, Dapil (Daerah Pemilihan, Red) Balikpapan Tengah, saya berharap ada pembangunan sekolah.

Kalau memang itu tanah pemerintah dan siap dibangun, saya berharap segera dibangun saja,” ujarnya, ditemui di gedung DPRD Balikpapan, Rabu (9/8/2023).

Ia menyebut, anggaran fisik pembangunan sekolah sudah disiapkan sekitar Rp30 miliar. Yang berasal dari APBD Balikpapan.

Pembangunan sekolah di Balikpapan Tengah, kata dia, juga sudah dibahas dalam Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2024.

“Itu kan tanahnya Pemerintah Kota Balikpapan, supaya tidak ada pembebasan lahan lagi. Paling, membangun jalan masuk ke lokasi. Dekat dari jalan utama.

Saya harap itu bisa cepat. Karena uang sudah ada, lahan sudah ada. Jangan sampai itu tidak terbangun lagi. Kan sayang, masyarakat juga kasihan,” katanya.

Legislator dari Fraksi Gabungan Partai Persatuan Pembangunan (PPP)-Perindo itu menyebut, sampai saat ini belum ada sarana prasarana jenjang SMP yang memadai di Balikpapan Tengah.

Sementara itu, proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Kota Balikpapan menjadi tantangan tersendiri, karena minimnya jumlah sekolah negeri.

Menurutnya, selama ini warga Balikpapan Tengah yang ingin melanjutkan pendidikan jenjang SMP negeri, kesulitan karena sistem zonasi.

Lantaran, SMP 1 masuk zonasi Kecamatan Balikpapan Kota dan SMP 6 masuk zonasi Balikpapan Utara.

“Jadi untuk Kecamatan Balikpapan Tengah memang belum ada sekolah negeri.

Nah, untuk sarana pendukung seperti Angkutan Kota itu juga akan menjadi masukan kami. Mungkin harus ada trayek baru,” pungkasnya. (*)

To Top

You cannot copy content of this page