
KOTAKU, BALIKPAPAN-Fraksi Partai Nasdem DPRD Kota Balikpapan menyampaikan pendapat akhir atas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2026 dalam Paripurna yang digelar di Hotel Gran Senyiur, Jumat (28/11/2025).
Agenda ini sekaligus diikuti dengan penandatanganan berita acara persetujuan bersama antara pemerintah dan DPRD Balikpapan.
Anggota Fraksi NasDem Puryadi yang bertugas sebagai juru bicara dalam rapat tersebut menyampaikan apresiasi kepada wali kota atas jawaban terhadap pandangan umum fraksi, pasca penyesuaian kebijakan alokasi dana transfer ke daerah yang dibahas dalam Rapat Paripurna sebelumnya, 20 November 2025.
“Fraksi Nasdem mengucapkan terima kasih atas penjelasan wali kota terkait RAPBD 2026 yang telah disesuaikan dengan kondisi fiskal dan alokasi transfer pusat,” kata Puryadi.
Disebutkan, dalam APBD 2026 yang disepakati, pendapatan daerah mengalami penyesuaian dari semula Rp3,83 triliun menjadi Rp2,95 triliun, terdiri dari pajak daerah Rp1,33 triliun, retribusi Rp171,83 miliar, kekayaan daerah yang dipisahkan Rp24,01 miliar, dan lain-lain PAD yang sah Rp52,16 miliar.
Sementara pendapatan transfer menurun dari Rp2,25 triliun menjadi Rp1,36 triliun. Untuk belanja daerah, dari semula Rp4,28 triliun direvisi menjadi Rp3,36 triliun, dan pembiayaan daerah dari sisa lebih penggunaan anggaran (Silpa) tahun 2025 disesuaikan dari Rp450 miliar menjadi Rp407,2 miliar.
Puryadi mengingat pentingnya APBD sebagai instrumen pengelolaan penerimaan dan pengeluaran pemerintah daerah, sekaligus alat memperkuat pelayanan publik, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
“Sejalan dengan nota keuangan wali kota, RAPBD 2026 menghadapi berbagai keterbatasan, termasuk tingginya porsi belanja rutin, keterbatasan ruang fiskal untuk belanja modal, serta ketergantungan transfer dari pemerintah pusat dan pemanfaatan Silpa.
Namun, melalui sinergi pemerintah, DPRD, dan masyarakat, tantangan ini dapat diatasi,” ujar Puryadi.
Fraksi Nasdem menekankan perlunya keseimbangan antara efisiensi dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, dengan menggali potensi daerah secara optimal sesuai aturan yang berlaku.
“APBD 2026 harus menjadi momentum memperkuat fondasi keuangan daerah, fokus sektor-sektor yang berdampak luas dan berkelanjutan.
Kami berharap aspirasi masyarakat diwujudkan sehingga langsung dirasakan oleh warga Kota Balikpapan,” pungkas Puryadi. (*)



