
KOTAKU, BALIKPAPAN-Fraksi Gabungan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPRD Kota Balikpapan menyatakan persetujuannya terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029.
Hal tersebut disampaikan dalam rapat paripurna pendapat akhir Fraksi-Fraksi di Gedung Parkir Klandasan, Senin (4/8/2025).
Juru Bicara Fraksi Gabungan PKS-PPP dalam rapat paripurna tersebut yakni Laisa Hamisah, menyatakan dukungan penuh terhadap visi Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan untuk mewujudkan kota global yang nyaman untuk semua dalam bingkai Madinatul Iman.
“Visi ini menuntut komitmen nyata pemerintah untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi lintas sektor dalam pembangunan, baik dengan lembaga pemerintah, swasta, maupun masyarakat,” ujarnya.
Fraksi PKS-PPP menegaskan bahwa pelaksanaan RPJMD perlu dilandaskan prinsip-prinsip Good Governance atau asas-asas umum pemerintahan yang baik.
Mulai dari kepastian hukum, kemanfaatan, proporsionalitas, kecermatan, larangan penyalahgunaan wewenang, keterbukaan, hingga pelayanan publik yang prima.
Mengacu Pasal 10 UU Nomor 30 tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan, fraksi ini meminta agar setiap kebijakan dan anggaran yang dirumuskan benar-benar berpihak untuk kepentingan publik dan tidak melanggar norma hukum.
Tak hanya itu, Fraksi Gabungan PKS-PPP juga mengapresiasi upaya Pemkot Balikpapan dalam mengurangi ketergantungan terhadap pendapatan transfer pusat.
Termasuk menekankan pentingnya optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui peningkatan kinerja BUMD, pemanfaatan aset daerah secara produktif, serta inovasi pembiayaan pembangunan.
“Perlu ditingkatkan kerja sama dengan berbagai pihak melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) serta pelibatan tanggung jawab sosial lingkungan perusahaan (CSR) sebagai alternatif pembiayaan pembangunan dalam RPJMD,” pungkas Laisa.
Adanya dukungan dan dorongan dari Fraksi PKS-PPP, diharapkan RPJMD tahun 2025–2029 benar-benar mampu menjawab tantangan pembangunan Balikpapan lima tahun menuju kota maju, mandiri, dan berdaya saing global. (*)



