
KOTAKU, BALIKPAPAN-Anggota Komisi IV DPRD Kota Balikpapan Suriani memastikan pembangunan rumah sakit yang representatif, untuk memenuhi kebutuhan fasilitas kesehatan masyarakat Balikpapan Timur.
“Sudah kami bahas bersama DKK (Dinas Kesehatan Kota, Red) soal pembangunan rumah sakit (RS) di Balikpapan Timur.
Alhamdulillah dengan anggaran sekitar Rp30 miliar, akan dibangun rumah sakit khusus Balikpapan Timur,” ujar Suriani, sit5emui di gedung DPRD Kota Balikpapan, Kamis (5/10/2023).
Ia menerangkan, kebutuhan teknis pembangunan seperti Detail Enginering Design (DED) juga sudah ada.
“Jadi InsyaAllah sudah pasti dibangun. Rencananya memakai lahan yang ada di depan Polsek Balikpapan Timur yang ternyata itu aset Pemkot Balikpapan,” katanya.
Adapun luasan lahan mencapai 3-5 hektare.
Ia menerangkan, masyarakat Balikpapan Timur sudah menginginkan adanya rumah sakit yang representatif, sejak tahun 2010.
Lantaran, fasilitas kesehatan yang saat ini ada di kawasan pesisir timur Balikpapan belum dapat memenuhi kebutuhan masyarakat yang terus meningkat.
“Seperti di Rumah Sakit Medika Utama Manggar itu fasilitasnya belum lengkap dan itu punya swasta.
Jadi paling tidak, rumah sakit (milik pemerintah) di Balikpapan Timur harus ada,” katanya.
Ia menyebut, perkembangan kawasan Balikpapan Timur cukup pesat. Begitu juga bidang pariwisata. Sehingga membutuhkan fasilitas lain yakni sektor kesehatan.
“Jumlah penduduknya juga terus bertambah. Sampai sekarang kemungkinan sudah melebihi 30 ribu jiwa dan itu akan bertambah terus.
Jadi wajib, bangun rumah sakit. Kami juga dari Komisi IV DPRD Kota Balikpapan juga akan mengawal terus,” katanya.
Lebih jauh, Suriani mengaku sudah menyuarakan kebutuhan pembangunan RS di Balikpapan Timur sejak beberapa dekade.
Suriani menyebut, selama ini penanganan medis untuk masyarakat Balikpapan Timur, cukup memprihatinkan.
“Karena saat (pasien) mau dibawa ke Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) atau ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Beriman, kadang tidak sampai di sana sudah meninggal (dunia) karena jauh.
Makanya mudah-mudahan tahun 2024, RS di Balikpapan Timur, sudah terbangun,” pungkasnya. (*)



