Corak

Astra Motor Kaltim 1 Edukasi Pengendara soal Barang Bagasi

KOTAKU, BALIKPAPAN-Astra Motor Kaltim 1 berkomitmen meningkatkan kesadaran keselamatan berkendara bagi masyarakat.

Salah satu upaya edukasi yang dilakukan adalah mengingatkan pengendara mengenai barang-barang yang sebaiknya tidak disimpan di bagasi sepeda motor, karena dapat membahayakan keselamatan, kenyamanan, hingga kondisi kendaraan.

Melalui kampanye edukatif ini, Astra Motor Kaltim 1 mengajak pengguna sepeda motor Honda untuk lebih bijak dalam membawa barang saat berkendara.

Beberapa kategori barang yang tidak dianjurkan disimpan di motor, antara lain, Barang Berbahaya, seperti bahan mudah terbakar (bensin, thinner, gas kaleng/korek), tabung gas, aerosol bertekanan, serta power bank yang rusak, risiko kebakaran dan ledakan, terutama saat mesin dalam kondisi panas.

Selanjutnya barang tajam dan keras, misalnya pisau, golok, paku, atau besi Panjang, risiko dapat melukai pengendara maupun penumpang saat terjadi benturan atau terjatuh.

Ketiga barang yang mengganggu kendala, seperti tas yang menggantung di setang, barang di jok depan atau kaki, serta muatan berat di bagian belakang, risiko motor menjadi oleng dan sulit dikendalikan.

Keempat barang mudah rusak, laptop, kamera tanpa pelindung, serta makanan atau minuman terbuka, risiko rusak akibat getaran dan panas mesin.

Kelima. barang yang melanggar aturan muatan yang melebihi dimensi motor atau menutup pelat nomor kendaraan, risiko tilang dan permasalahan hukum.

“Bagasi motor bukanlah tempat penyimpanan semua jenis barang, terutama barang berharga dan berbahaya.

Penempatan barang yang tidak tepat dapat meningkatkan risiko kecelakaan, mengurangi kenyamanan berkendara, serta memengaruhi performa motor,” tutup Manager Technical Department Astra Motor Kaltim 1 Rangga Noviar, Minggu (4/1/2026).

Melalui edukasi ini, Astra Motor Kaltim 1 berharap pengendara semakin peduli terhadap keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya, sejalan dengan semangat #Cari_Aman dan kampanye #pakeMotorkuAja. (*)

To Top

You cannot copy content of this page