Metro

Balap Liar Marak, Kapolresta Balikpapan Gerak Cepat Lakukan Antisipasi

Di sini, mereka kerap beraksi pada malam hari dengan lampu motor yang biasanya telah dimodifikasi serta tak ketinggalan knalpot racing baik untuk motor bebek, sport hingga jenis skutik.

Tak ketinggalan juga di kawasan Melawai. Kawasan ini juga merupakan langganan para pembalap liar. Meskipun beberapa hari ini tak begitu terlihat, lantaran telah dijaga oleh personil kepolisian.

Bahkan, pada Minggu (22/1/2023) malam saat awak media ini melintas terlihat masyarakat yang sedang nongkrong pun turut dibubarkan, sekitar pukul 00.30 wita.

Pada Jum’at (20/1/2023), aksi memacu kuda besi dengan kecepatan tinggi terpantau berlangsung di sekitar Jalan Ruhui Rahayu, tepatnya di sekitar Taman Tiga Generasi. Tak tanggung-tanggung, aksi ini dilakukan pada siang bolong dan sempat viral di jagat maya Kota Balikpapan.

Dari video yang berdurasi singkat ini terlihat sekelompok remaja yang masih berseragam sekolah, memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi, disaksikan oleh sekelompok pemuda lainnya.

Sempat melakukan beberapa putaran, balapan itu terhenti setelah terjadi insiden. Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini, balap liar di kawasan tersebut kerap berlangsung pada Jumat, setelah umat muslim melaksanakan ibadah Sholat Jumat.

Dalam hal ini, Thirdy mengatakan pelaku aksi balap liar bukan hanya dari kalangan pelajar. Diapun berharap agar masyarakat tetap mematuhi aturan lalu lintas dan tidak melakukan aksi kebut-kebutan di jalan.

Sementara itu, saat disinggung terkait Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), menurutnya masih sangat efektif. “Tapi karena tidak semua titik ada ETLE maka kami melakukan patroli di daerah tersebut,” sambungnya.

Adapun untuk penerapan tilang manual, sementara ini belum dilakukan. “Kami belum mendapat petunjuk dari pimpinan,” imbuhnya.

Jika menilik jauh ke belakang, aksi balap liar itu sudah sejak lama dilakukan dan tak jarang merugikan pengendara lain. Bahkan, jajaran Polresta Balikpapan sempat membuat tim untuk menangani balap liar.

Tim tersebut dinamakan Ghost Speed Police. Tim itu kerap membubarkan aksi balap liar. Bahkan, para pelaku juga kerap digiring menuju Mako Polresta Balikpapan untuk ditindaklanjuti agar tidak kembali mengulanginya. (*)

Pages: 1 2

To Top

You cannot copy content of this page