
KOTAKU, BALIKPAPAN-Memasuki usia ke-128, Balikpapan terus bertransformasi menjadi kota yang lebih maju dan sejahtera. Salah satu fokus utama dalam pembangunan kota adalah penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), yang menjadi tulang punggung ekonomi lokal.
Perihal itu, anggota Komisi II DPRD Balikpapan Suriani, menegaskan bahwa sektor UMKM perlu mendapat perhatian lebih agar bisa tumbuh dan bersaing di era modern.
“Kami ingin Balikpapan nggak cuma maju secara infrastruktur, tapi juga ekonominya makin kuat. UMKM adalah motor penggerak ekonomi daerah, dan harus pastikan mereka berkembang pesat,” ujarnya dijumpai usai mengikuti upacara peringatan HUT Balikpapan di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC/DOME), Senin (10/2/2025).
Suriani mengungkapkan beberapa tantangan utama yang dihadapi pelaku UMKM di Balikpapan, mulai dari akses permodalan yang masih terbatas, minimnya pelatihan bisnis, hingga kurangnya dukungan pemasaran digital.
Karenanya, kemudahan akses permodalan diperlukan dengan mendorong program kredit usaha rakyat (KUR) berbunga rendah atau bekerja sama dengan perbankan agar UMKM lebih mudah mendapatkan pendanaan.
Sebagai langkah penguatan, diperlukan pelatihan dan pendampingan usaha yang disesuaikan dengan perkembangan zaman. Seperti workshop gratis tentang branding, digital marketing, dan pengelolaan keuangan.
Termasuk menghadirkan mentoring bisnis dari pengusaha sukses untuk membantu UMKM naik kelas. Dukungan lainnya berupa peluasan pasar tengan mendorong UMKM masuk e-Commerce dan platform digital hingga memfasilitasi pameran dan bazar lokal juga nasional.
Legislator Partai Golkar ini juga mendorong pengembangan Sentra UMKM di Daerah Pemilihannya (Dapil) yakni Balikpapan Timur. Dia memandang, Balikapan Timur punya potensi besar sebagai pusat ekonomi baru, tinggal didukung dengan kebijakan yang pro-UMKM.
“Balikpapan Timur punya banyak potensi untuk jadi pusat pertumbuhan ekonomi baru. Kami ingin memastikan UMKM-nya berkembang, bukan cuma bertahan,” tegas Suriani.
Dia pun berkomitmen untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Kota guna menciptakan kebijakan yang lebih berpihak kepada UMKM. Dengan harapan, UMKM makin cuan dan mandiri sehingga ekonomi Balikpapan melesat dan secara otomatis menjadikan warganya sejahtera. (*)



