Parlementaria

Balikpapan Rumuskan Perda Olahraga, Genjot Prestasi dan Gaya Hidup Aktif Warga

KOTAKU, BALIKPAPAN-Pengembangan olahraga di Kota Balikpapan memasuki fase baru.

Ya, Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Balikpapan mulai menyusun Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Keolahragaan.

Hal itu untuk menata sistem pembinaan olahraga yang lebih profesional dan berkelanjutan.

Ketua Bapemperda DPRD Balikpapan Andi Arief Agung, menjelaskan bahwa penyusunan perda ini menjadi kebutuhan mendesak agar daerah memiliki peta jalan yang jelas dalam memajukan olahraga, baik dari sisi prestasi maupun partisipasi masyarakat.

“Daerah perlu punya sistem keolahragaan yang tertata dengan baik.

Nasional sudah memiliki Rodemap dan daerah juga harus menyiapkan langkah sejalan supaya pembinaan prestasi bisa terukur dan berkesinambungan,” jelasnya usai Rapat Paripurna yang digelar di Hotel Gran Senyiur, Jumat (28/11/2025).

Andi menjelaskan bahwa meski tidak ada instruksi langsung dari pemerintah pusat, Balikpapan tetap perlu memiliki regulasi yang mampu mengarahkan semua pemangku kepentingan bergerak dalam satu visi.

Menurutnya, aturan ini akan menjadi pedoman utama bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), organisasi olahraga, pelatih, sekolah, hingga komunitas dalam menjalankan program pembinaan, penyelenggaraan kompetisi, serta tata cara evaluasi prestasi atlet.

Andi juga menyampaikan pentingnya menjadikan olahraga sebagai gaya hidup warga Balikpapan. Baginya olahraga tidak hanya pencapaian medali, tetapi peningkatan kualitas hidup masyarakat.

“Prestasi itu penting, tetapi yang lebih utama adalah membangun kebiasaan hidup aktif.

Kami ingin masyarakat terbiasa berolahraga, lebih sehat, bugar, dan kalau dari sana lahir atlet berprestasi, itu bonus yang membanggakan,” tegasnya.

Raperda Keolahragaan ini dipandang sebagai tonggak penting pembenahan ekosistem olahraga.

Dengan adanya landasan hukum tersebut, diharapkan pembinaan atlet semakin konsisten, kompetisi lebih tertata, dan proses evaluasi berjalan sistematis.

Andi Arief optimistis regulasi ini akan membuka ruang lebih luas bagi lahirnya atlet berbakat sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berbagai aktivitas olahraga.

Pemerintah daerah pun berharap kebijakan ini dapat mendorong terciptanya lingkungan yang lebih aktif, sehat, dan kompetitif.

“Ini langkah awal untuk memperkuat fondasi Balikpapan sebagai kota yang siap menghasilkan atlet berprestasi dan masyarakat yang lebih bugar,” tutupnya. (*)

To Top

You cannot copy content of this page