Metro Advertorial

Balikpapan Siapkan Tiga Lahan Dukung Program MBG

KOTAKU, BALIKPAPAN-Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan siap mendukung penuh program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto, dengan menyediakan tiga lokasi lahan strategis untuk pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Langkah ini merupakan bagian dari usulan Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI), yang turut berperan dalam mempercepat realisasi program nasional MBG untuk berbagai daerah.

Menurut Asisten Tata Pemerintahan Kota Balikpapan Zulkifli, pembangunan unit SPPG akan dilakukan oleh mitra kerja pemerintah pusat, yakni Badan Gizi Nasional (BGN).

Sementara itu, Pemkot Balikpapan bertugas menyediakan lahan melalui skema kerja sama antarpemerintah.

“Pemkor Balikpapan hanya menyediakan lahannya sedangkan SPPG akan dibangun langsung oleh pihak pelaksana dari BGN,” ujar Zulkifli, Rabu (11/6/2025).

Dijelaskan, tahap awal, ada tiga titik SPPG yang disiapkan berlokasi di Kelurahan Manggar Baru, kawasan Pantai Asri Balikpapan Timur, Perumahan Korpri Kilometer (Km) 7 Balikpapan Utara dan Kawasan Industri Kecil Somber juga di Balikpapan Utara.

Ketiga lahan tersebut merupakan aset milik pemerintah yang bisa dimanfaatkan melalui skema pinjam pakai.

Saat ini, Pemkot Balikpapan sedang menyiapkan kelengkapan administrasi dan dokumen legalitas pemanfaatan lahan.

“Kami sudah dihubungi pihak pelaksana sejak Juni ini, jadi kemungkinan pembangunan bisa berjalan cepat,” tambah Zul, sapaan akrabnya.

Adapun detail teknis pembangunan dan operasional unit SPPG menjadi tanggung jawab pelaksana.

Namun Pemkot Balikpapan memastikan, dukungan penuh tetap diberikan, termasuk dalam percepatan proses perizinan dan kesiapan infrastruktur pendukung.

Lebih lanjut dia menerangkan, kebutuhan ideal SPPG di Kota Balikpapan jauh lebih besar. Berdasarkan estimasi, satu unit SPPG mampu melayani sekitar 3 ribu hingga 4 ribu anak didik.

Sementara, jumlah anak didik di seluruh kota mencapai sekitar 30 ribu anak.

“Artinya, dibutuhkan setidaknya 30 unit SPPG di seluruh Balikpapan agar program MBG bisa merata dan maksimal,” tegas Zulkifli. (*)

To Top

You cannot copy content of this page