
KOTAKU, BALIKPAPAN-Kota Balikpapan menjadi tuan rumah seminar nasional bertajuk Seminar Ilmiah Nasional Ikatan Konservasi Gigi Nasional (SINI) VII yang berlangsung, 12-13 Oktober 2024. Seminar ini diselenggarakan oleh Ikatan Konservasi Gigi Indonesia (IKORGI) dan berhasil menarik lebih dari 1.000 peserta dari seluruh penjuru Indonesia, mulai dari Aceh hingga Papua.
Ajang itu lantas dimanfaatkan Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (DPOP) untuk mempromosikan wisata dan produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) lokal.
Terkait itu, Kepala DPOP Balikpapan Cokorda Ratih Kusuma menyampaikan, peran aktifnya dimulai dari mempersiapkan penyambutan khusus untuk para tamu, 10-11 Oktober 2024.
Para tamu disambut oleh duta wisata kami di Tourism Information Center yang terletak di Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman( SAMS) Sepinggan Balikpapan.
Hal itu sebagai salah satu langkah untuk memperkenalkan keramahan Balikpapan kepada para peserta SINI VII..
Selain itu, DPOP Balikpapan juga menggandeng kelompok pemandu wisata untuk mengatur tur bagi para peserta yang ingin menjelajahi destinasi wisata di sela-sela acara seminar.
Bekerja sama dengan kelompok sadar wisata (Pokdarwis), yang menyediakan pemandu wisata dan informasi lengkap agar para peserta bisa menikmati waktu luangnya dengan mengunjungi berbagai tempat menarik di Balikpapan.
“Jadi, saat ada peserta yang ingin berwisata di waktu luang mereka, panitia akan memandu,” tuturnya.
Tak cuma itu, DPOP juga berkolaborasi dengan Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan (DKUMKMP) Balikpapan untuk menampilkan produk-produk khas lokal. Para pelaku UMKM ditempatkan di hotel-hotel tempat peserta menginap, sehingga bisa melihat dan membeli produk lokal dengan mudah.
Ada juga buku saku yang berisi informasi wisata dan produk lokal, sehingga tamu memiliki referensi saat berkunjung ke tempat-tempat wisata atau membeli oleh-oleh.
Lebih dari itu, DPOP juga memanfaatkan teknologi untuk mempermudah akses informasi. Menyediakan tautan khusus yang bisa diakses oleh komunitas, institusi, dan organisasi untuk mengetahui kalender acara wisata dan kegiatan UMKM di Balikpapan.
Peran aktifnya merupakan langkah nyata untuk membantu mempromosikan kegiatan-kegiatan besar seperti SINI VII dan even lainnya.
Gelaran SINI VII ini juga membawa dampak positif bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Balikpapan.
Menurut Ratih, kunjungan ribuan peserta seminar memberi dorongan signifikan bagi industri perhotelan, transportasi, kuliner, serta ekraf di Kota Beriman.
Karena setiap tamu yang datang, sudah pasti ada keinginan untuk menjelajah wisata alam, belanja, atau mencicipi kuliner khas Balikpapan.
Pasar Inpres Kebun Sayur jadi tujuan peserta untuk berburu cendera mata maupun oleh-oleh.
“Kami melihat minat para peserta sangat tinggi. Ini pertanda Balikpapan menjadi daya tarik tersendiri,” ujarnya.
Dengan tingginya antusiasme peserta seminar, Ratih optimistis Balikpapan semakin dikenal sebagai destinasi yang menarik bagi para pelancong, baik untuk acara besar maupun kunjungan wisata. (*)



