
Anggota Dewan Pakar Partai Gerindra ini berharap pemerintah cepat menangani bencana gempa ini dan menetapkan sebagai Status Tanggap Bencana Nasional sehingga penanganannya dibantu maksimal oleh pemerintah pusat dan pemulihan akan menjadi lebih cepat.
BHS Juga mengharapkan, pemerintah segera memasang Early Warning System atau alarm dini pendeteksi bencana gempa di wilayah terdampak maupun yang rawan gempa.
Khususnya gempa mega thrust yang sering diberitakan oleh BMKG melalui media, dan memasang petunjuk jalur evakuasi yang disosialisasikan dan disimulasikan secara rutin kepada seluruh warga kota melalui latihan latihan safety drill dan lainnya.
Aagar korban meninggal dan luka-luka dapat dihindarkan atau diminimalkan, karena masih banyak gempa susulan yang terjadi setiap harinya.
“Saya juga mendapatkan informasi dari kepala desa, belum adanya petugas Trauma Healing untuk menetralisir kondisi stress dan trauma warga yang terdampak gempa.
Saya juga sangat menyayangkan Kementerian Perhubungan belum secara maksimal dilibatkan lebih awal dalam mengecek dan mengantisipasi kerusakan infrastruktur jalan, terminal bus, stasiun kota, rel dan jembatan baik jalan maupun kereta api,” sambungnya.



