Ekbis

Bambang Haryo Kritik Pernyataan Menkeu Sri Mulyani, Ini Penjelasannya

Bahkan, kata Alumnus ITS Surabaya Ini, negara di Asia Tenggara optimis pertumbuhan perekonomian tahun 2023 kembali berlanjut.

“Ini terlihat ekonomi sejumlah negara di dunia mengalami kenaikan yang signifikan pascacovid dan bahkan negara di Eropa yaitu Inggris (perekonomiannya) bisa tumbuh sangat besar sepanjang tahun 2022 yakni 4,1 persen dari tahun 2019 sebesar 1,6 persen.

Nah, Indonesia pertumbuhan ekonomi tahun 2022 sebesar 5,91 persen naik dari tahun 2019 sebesar 5,02 persen tetapi tahun 2023 justru diprediksi turun menjadi 4,9 persen,” sambungnya.

Menurunkan Kepercayaan Publik
Wakil Ketua MTI Pusat ini juga menyayangkan seringnya para pejabat negara memberikan informasi yang keliru dan terkesan menakut nakuti masyarakat.

Pasalnya, hal tersebut akan menimbulkan spekulasi dan menurunkan kepercayaan publik terhadap pemerintah.

BHS pun membuktikan ekonomi dunia saat ini masih baik, dengan berkunjung ke sejumlah negara yang pernah diisukan oleh beberapa pejabat negara mengalami kebangkrutan. Seperti Inggris, Jepang dan Malaysia.

Faktanya ungkap BHS kemudian, ekonomi negara tersebut diklaim masih baik. “Daya beli masyarakat juga masih sangat tinggi, juga saya hadir di negara Vietnam, Filiphina dan China, mereka tidak mengalami kesulitan ekonomi.

Pages: 1 2 3

To Top

You cannot copy content of this page