
KOTAKU, BALIKPAPAN-Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan khususnya unit bisnis Fuel Terminal Samarinda berhasil mendapatkan penghargaan B-Universe CSR Awards yang diselenggarakan media group “B-Universe”, Jumat (31/5/2023) di Jakarta.
Dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia Muhadjir Effendy selaku juri kehormatan.
Dalam siaran pers yang disampaikan, Jumat (9/6/2023) dijelaskan, capaian ini menjadi satu bukti konsistensi PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan dalam menjalankan berbagai program TJSL.
Pertamina melalui Fuel Terminal Samarinda terpilih sebagai salah satu dari 19 perusahaan penerima penghargaan.
Program yang diikutsertakan tim Fuel Terminal Samarinda Patra Niaga Kalimantan dinilai telah konsisten dalam menjalankan program Bank Ramah Lingkungan (Bank Ramli) sehingga memberikan kontribusi positif dari program berkelanjutan berbasis masyarakat.
Ini menjadi salah satu upaya untuk mendukung langkah pemerintah dalam menangani masalah sampah.
Pertamina bersama Yayasan Rumah Zakat telah turut melakukan pengembangan program bidang pengelolaan sampah.
Yakni Bank Ramli Perseka Kelurahan Teluk Relong dan Bank Ramli Ceseri Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Sungai Kunjang.

Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Kalimantan Arya Yusa Dwicandra mengungkapkan, keberhasilan ini merupakan amanah sekaligus salah satu bukti konsistensi Pertamina dalam menjalankan program Bank Ramli.
Penghargaan ini diikuti 800 perusahaan, hingga akhirnya terpilih menjadi 19 perusahaan penerima B Universe CSR Awards 2023.
“Pertamina telah melihat permasalahan sampah ini sebagai peluang untuk menciptakan masyarakat yang sadar lingkungan dengan melakukan upaya pemberdayaan masyarakat yang bertujuan aktif dan mandiri dalam pengelolaan sampah yang sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Program yang kami susun disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dengan tetap berpegang pada pengembangan pilar sosial, ekonomi, lingkungan dan tatakelola,” ungkap Arya.
Tidak terlepas dari tujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam melaksanakan program pengembangan masyarakat
Berdasarkan hal tersebut kemudian dibuat program yang strategis dan inklusif ini dengan orientasi yang luas, tidak hanya pengupayaan peningkatan kualitas lingkungan, namun juga kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat.
Diharapkan dengan berjalannya progam dapat meningkatkan pendapatan ekonomi warga sasaran program.
Dalam melakukan pengukuran keberhasilan program, Pertamina menggunakan standar Indeks Kepuasan Masyarakat yang pengukurannya dilakukan oleh tim ahli dari Universitas Mulawarman Samarinda.
Dengan hasil evaluasi untuk program Pemberdayaan Masyarakat Bank Ramli memperoleh predikat Sangat Baik dengan nilai 84,28 persen.
Itu untuk Bank Ramli Ceseri. Sementara Bank Ramli Perseka meraih predikat Baik dengan nilai 78,44 persen.
Keberhasilan Pertamina dalam ajang ini juga diapresiasi oleh Deputi Bidang Sumber Daya Manusia, Teknologi dan Informasi Kementerian BUMN Tedi Bharata.
“Ini merupakan bukti Pertamina benar-benar fokus tidak hanya memberikan solusi energi, tapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan melalui program Desa Energi Berdikari.
Harapannya apresiasi ini dapat memberikan semangat kepada Pertamina untuk semakin memberikan karya dan prestasi yang lebih, agar dapat memberikan manfaat yang lebih besar lagi kepada masyarakat,” harap Tedi. (*)



