Metro

Bappeda Litbang Balikpapan Dukung Peran Swasta Cetak Generasi Emas Masa Depan

Muhammad Wahdini (dua kanan) saat menghadiri kegiatan Pemilihan Duta Jasmin di SMP 16 Balikpapan (kotaku.co.id/ryan)

KOTAKU, BALIKPAPAN-Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang) Kota Balikpapan mendukung program penanggulangan stunting, melalui pengentasan kasus Anemia yang berpotensi menyerang anak remaja.

Kepala Bidang (Kabid) Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Bappeda Litbang Kota Balikpapan Muhammad Wahdini mengatakan, hal ini sejalan dengan program Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan untuk meningkatkan peluang generasi emas masa depan.

Bahkan saat jni, Pemkot Balikpapan telah menyusun Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Balikpapan, periode 2025-2045.

“Ini sangat penting dicegah sedini mungkin, supaya ketika mereka dewasa itu berpengaruh secara langsung terhadap kualitas intelegensinya juga,” ujar Muhammad Wahdini, ditemui di sela-sela kegiatan Pemilihan Duta Jasmin atau Remaja Sehat Bebas Anemia Sejak Dini, di SMP 16 Balikpapan.

Kegiatan itu bentuk Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan atau Coorporate Social Responsibility (CSR) PT Petrosea.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut yakni Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Balikpapan dr Andi Sri Juliarty, mewakili Wali Kota Balikpapan H Rahmad Mas’ud.

Muhammad Wahdini menerangkan, Bappeda Litbang mendukung peran Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Balikpapan dan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Balikpapan, sebagai Leading sektor penanggulangan stunting.

Ia berharap, lebih banyak lagi peran serta swasta dalam menanggulangi Anemia dan stunting di Kota Balikpapan.

Menurutnya, stunting atau kondisi yang ditandai dengan kurangnya tinggi badan anak karena kekurangan gizi dapat ditangani dengan kontribusi semua pihak.

Bahkan, Pemkot Balikpapan juga terus berupaya menghasilkan generasi yang akan tumbuh menjadi Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas, demi mendukung pembangunan daerah masa depan.

“Bila pihak swasta ikut berkontribusi, membantu dinas dan Puskesmas, pasti luas biasa.

Kami harap keterlibatan pihak swasta tidak hanya di SMP 16 Balikpapan, tapi juga untuk sejumlah sekolah lainnya di seluruh Kota Balikpapan,” katanya. (*)

To Top

You cannot copy content of this page