Metro Advertorial

Beri Kemudahan, DKUMKMP Balikpapan Fasilitasi 125 IKM Sertifikasi TKDN

KOTAKU, BALIKPAPAN-Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, Menengah, dan Perindustrian (DKUMKMP) Balikpapan menunjukkan dukungan penuh terhadap pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) dengan memfasilitasi sertifikasi Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) bagi 125 produk lokal.

Langkah strategis ini bertujuan menjadikan produk-produk IKM Balikpapan sebagai pilihan utama dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah, sekaligus mengukuhkan komitmen terhadap program “Bangga Buatan Indonesia.”

“Sepanjang Februari-Agustus 2024 ada 125 pelaku IKM yang kami fasilitasi dari total 200 IKM di Balikpapan

Mulai dari olahan pangan hingga kerajinan tangan, berhasil memperoleh sertifikat TKDN,” kata Kepala DKUMKMP Balikpapan Heru Ressandy dijumpai usai mengikuti upacara peringatan Hari Pahlawan di halaman Balai Kota, Minggu (10/11/2024).

Diterangkan, program fasilitasi TKDN, merupakan kali pertama digelar tahun ini.

Fasilitas yang diberikan yakni membebaskan biaya sertifikasi yang biasanya mencapai lebih dari Rp1 juta, dengan waktu proses hingga satu bulan.

Melalui DKUMKMP, sertifikasi dapat diperoleh secara gratis dengan waktu yang lebih efisien.

Dengan adanya sertifikat TKDN, produk IKM Balikpapan diharapkan mampu bersaing lebih kuat, tidak hanya di pasar lokal tapi juga nasional.

Program ini adalah wujud dukungan untuk menjadikan produk dalam negeri sebagai pilihan utama bagi para penyedia barang dan jasa yang mendukung penggunaan produk lokal. Sekaligus turut mendukung pertumbuhan industri lokal.

Ya, selain mendorong penggunaan produk lokal, sertifikasi TKDN juga membawa manfaat besar bagi pelaku IKM.

Produk bersertifikat TKDN memiliki peluang besar untuk diprioritaskan dalam proyek-proyek pengadaan oleh pemerintah, sesuai amanat Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2021 yang mengatur alokasi minimal 40 persen bagi produk lokal dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Adapun DKUMKMP Balikpapan tak hanya sekadar memfasilitasi sertifikasi, tetapi juga berkomitmen membangun daya saing produk lokal yang lebih kuat dan berdaya tahan tinggi di pasar nasional.

Inisiatif ini sekaligus menjadi dorongan besar bagi pelaku IKM Balikpapan untuk semakin percaya diri dalam memasarkan produk-produk unggulannya, baik di dalam negeri maupun di pasar internasional. (*)

To Top

You cannot copy content of this page