Metro

BPBD Balikpapan Survei 10 Kelurahan, Petakan Kawasan Rawan Kebakaran

Nyoto Harsono (kiri) bersama Daud Sumardi memberikan arahan pencegahan bencana kebakaran (kotaku.co.id/ryan).

KOTAKU, BALIKPAPAN-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan melakukan survei, untuk memetakan kawasan rawan bencana kebakaran.

Khususnya kerawanan bencana terkait dengan instalasi kelistrikan yang tidak memenuhi standar yang baik.

Kepala Seksi (Kasi) Pencegahan BPBD Kota Balikpapan Nyoto Harsono menerangkan, rutin mengunjungi warga.

Hal ini untuk memenuhi kebutuhan survei, demi melaksanakan pencegahan dan kesiapsiagaan BPBD Kota Balikpapan.

“Potensi kebakaran di Balikpapan masih sangat besar, ini terkait dengan masih banyaknya gang sempit di pemukiman warga.

Tidak sesuai standar gang api,” ujar Nyoto Harsono, ditemui di sela-sela penyerahan bantuan inovasi Ground Water Tank (GWT), untuk warga RT 7 Kelurahan Baru Ulu, Balikpapan Barat, Senin (6/11/2023).

Penyerahan bantuan itu berupa pompa air portabel, lengkap dengan nozzel dan selang khususnya. Penyerahan bantuan juga hadiri Sekretaris Lurah (Seklur) Baru Ulu Daud Sumardi, bersama 20 warga sekitar.

Melalui survei itu, lanjut Nyoto menerangkan, BPBD Kota Balikpapan berhasil menghimpun data dan keterangan, terkait penyebab kebakaran yang paling sering terjadi di Kota Beriman.

“Biasanya bencana kebakaran itu terkait dengan instalasi listrik yang tidak standar,” ungkapnya.

Hal itu diketahui setelah melakukan survei menyasar 10 kelurahan di Kota Balikpapan.

Sehingga BPBD Kota Balikpapan turut melakukan penyuluhan dan mengedukasi terkait instalasi kelistrikan yang baik dan benar.

“Program ini kami laksanakan Door to Door atau dari rumah ke rumah.

Ia berharap, warga Kota Balikpapan memperhatikan instalasi kelistrikan di rumahnya masing-masing. Yakni dengan cara memastikan sistem kelistrikan di setiap rumah dilakukan dengan baik.

Selain itu, warga diimbau rutin memeriksa dan merawat kabel listrik maupun elemen lainnya seperti bohlam alias lampu pijar dan lain-lain.

“Kami imbau agar masyarakat bisa melakukan pengecekan instalasi kelistrikannya secara rutin agar dapat mengantisipasi korsleting dan lain-lain,” pungkasnya. (*)

To Top

You cannot copy content of this page