Metro

BPIP Kuatkan Pemahaman Pancasila sejak Usia Dini

Kyai H Yudian Wahyudi bersama Sekda Pemkot Balikpapan H Muhaimin menyerahkan bendera merah putih kepada tokoh masyarakat Balikpapan (kotaku.co.id/ryan)

KOTAKU, BALIKPAPAN-Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) terus berupaya menguatkan penerapan nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, sejak usia dini.

Kepala BPIP Kyai H Yudian Wahyudi mengatakan, salah satu upaya itu dilakukan dengan menerapkan kembali mata pelajaran Pancasila, sebagai bagian dari kurikulum Merdeka Belajar. Mulai tahun ajaran 2022/2023.

Hal itu, kata dia, untuk menguatkan pemahaman dan penghayatan nilai-nilai Pancasila sejak dini kepada masyarakat Indonesia.

Seperti semula yang dulunya bernama PPKN (Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Red),” ujar Yudian, ditemui usai Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila di auditorium Balai Kota Balikpapan, Jumat (11/8/2023).

Ia menjelaskan, mata pelajaran ini diterapkan sejak SD, SMP, SMA dan Perguruan Tinggi (PT).

Ideologi Pancasila juga dikenalkan untuk anak-anak PAUD.

Ia menerangkan, 70 persen mata pelajaran itu difokuskan penerapan dan penghayatan dengan mengandalkan cara penyampaian yang kreatif dari para guru kepada anak didik.

Selain itu, BPIP juga disebutnya bekerja sama dengan berbagai pihak seperti Paskibraka, untuk meningkatkan penguatan ideologi Pancasila untuk kalangan remaja.

Dalam kesempatan itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan H Muhaimin mengatakan, kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman terhadap nilai Pancasila kepada Aparatur Sipil Negara (ASN). Khususnya lingkungan Pemkot Balikpapan dan masyarakat.

“Hal ini juga untuk mendukung pembangunan IKN (Ibu Kota Negara) yang harus ditanamkan kepada seluruh masyarakat dan organisasi masyarakat,” ujar Muhaimin.

Muhaimin menyebut, pendidikan moral Pancasila saat ini perlu ditanamkan di dalam sanubari segenap anak bangsa untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. (*)

To Top

You cannot copy content of this page