Metro

Bukan Wisma Atlet tapi Asrama Haji, Pusat Isoter Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19 di Balikpapan

KOTAKU, BALIKPAPAN-Lonjakan kasus covid-19 di Kota Balikpapan belakangan ini kian memuncak, dampaknya pusat isolasi terpadu yang ditunjuk pemerintah yakni Hotel Grand Tiga Mustika (GTM), penuh. Pemerintah pun mencanangkan akan membuka kembali wisma atlet sebagai pusat isoter berikutnya.

Terkait itu, Senin (21/2/2022) media ini mencoba mengunjungi kawasan Wisma Atlet yang terletak di Jalan Asnawi Arbain, Kelurahan Sungai Nangka, Balikpapan Selatan, tepatnya di area Balikpapan Tennis Stadium.

Terpantau tak ada aktivitas signifikan. Seperti mempersiapkan sebagai tempat isolasi. Saat dikonfirmasi salah seorang penjaga mengatakan bahwa bangunan berlantai dua yang memiliki 13 kamar dengan cat berwarna biru muda itu batal digunakan sebagai pusat isoter.

Padahal, beberapa barang seperti seprai dan tempat sampah sudah disiapkan sejak Minggu (20/2/2022) kemarin. “Tapi tadi pagi ada yang kembali mengambil,” kata penjaga yang enggan menyebutkan namanya.

Menurut informasi yang dia dapat, wisma atlet itu batal digunakan lantaran dipindah ke Asrama Haji Balikpapan. “Ini mas saya tadi malam dapat pesan WhatsApp, dikasih tahu kalau batal dan rencana dipindah ke Asrama Haji,” ucapnya sambil memperlihatkan pesan tersebut.

Terpisah, dr Dio sapaan akrab dr Andi Sri Jualiarty saat dikonfirmasi media ini melalui pesan Whatsapp membenarkan bahwa wisma atlet batal digunakan sebagai pusat isoter.

Sementara itu, saat disinggung terkait pemindahan ke Asrama Haji dr Dio menjawab sedang dalam proses. “Untuk penggunaan kembali Asrama Haji sedang dalam proses,” tutupnya. (*)

To Top

You cannot copy content of this page