
Tak berhenti sampai di situ, saat Rabu siang hingga sore hari, kabar terbaru tentang sang buronan kembali mencuat. Kali ini dengan kabar bahwa buronan tewas bunuh diri. Adyama kembali membantahnya. Memang, bersamaan dengan beredarnya informasi adanya buronan di Samboja, tersiar pula kabar pria tewas gantung diri di pohon di wilayah tersebut. Namun ia memastikan, bukan buronan asal Kalsel.
“Itu warga asli Samboja, petani di sana, sama sekali bukan buronan semalam. Itu yang buron di Km 40, yang gantung diri ini di Km 27,” tuturnya.
Adapun jasad gantung diri sudah dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan visum dan hasilnya murni bunuh diri. Namun untuk motifnya masih didalami.
Sementara terkait kasus buronan, sudah ditangani Jatanras Polda Kaltim. Polsek Samboja membantu dengan melakukan penyekatan di simpang Semoi, Sepaku. Namun belum membuahkan hasil lantaran pelaku tidak mau menyerah saat polisi mencoba menghentikannya.
Menurutnya pelaku tidak membawa senjata. “Jadi yang beredar selama ini hoax, tembak-tembakan tidak ada tapi suara tembakan memang ada dari polisi sebagai peringatan agar (pelaku) tidak kabur,” tuturnya meyakinkan.
Dijelaskannya, pelaku melarikan diri ke hutan. Ia mengimbau warga sekitarm Km 39 hingga Km 40 untuk tetap tenang. Tidak perlu khawatir. “(buronan) Ini hanya kasus perkara biasa, InsyaAllah bisa ditangani pihak kepolisian,” tutupnya. (*)



