
KOTAKU, BALIKPAPAN-Dalam rangka memperingati Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2025 yang digagas Otoritas Jasa Keuangan (OJK), PT Pegadaian kembali menghadirkan program sosial tahunan Gadai Peduli Fase 12.
Program ini memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk memperoleh pinjaman tanpa bunga alias ebas sewa modal, hingga 60 hari, berlaku mulai 1 Oktober hingga 30 November 2025.
Program Gadai Peduli merupakan komitmen Pegadaian dalam memperluas akses keuangan formal, terutama bagi kelompok masyarakat yang belum terlayani lembaga keuangan konvensional.
Melalui program ini, masyarakat dapat mengajukan pinjaman mulai Rp50 ribu hingga Rp2,5 juta dengan jaminan emas, elektronik, atau kendaraan bermotor, dan tanpa dikenai bunga selama dua bulan pertama.
Kepala Departemen Bisnis Support PT Pegadaian Kanwil IV Balikpapan Azwar Chandra Winata, menegaskan bahwa Gadai Peduli solusi nyata untuk masyarakat yang membutuhkan dana cepat tanpa beban tambahan.
“Program ini menjadi wujud nyata komitmen Pegadaian dalam membantu masyarakat kecil.
Kami berharap momentum Bulan Inklusi Keuangan 2025 ini, semakin banyak warga yang terbantu melalui fasilitas bebas bunga hingga 60 hari,” ujar Azwar, Selasa (7/10/2025).
Dijelaskan, program ini juga sejalan dengan misi sosial Pegadaian sebagai bagian dari Holding Ultra Mikro BUMN bersama BRI dan PNM, untuk mendukung penguatan ekonomi mikro dan ultra mikro di Indonesia.
Selain memberikan kemudahan akses pinjaman, Pegadaian turut berperan dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan nasional.
Melalui lebih dari 4 ribu outlet di seluruh Indonesia, Pegadaian hadir tidak hanya sebagai tempat gadai, tetapi juga sebagai mitra keuangan inklusif bagi masyarakat.
Masyarakat dapat segera memanfaatkan program Gadai Peduli Fase 12 dengan mendatangi outlet Pegadaian terdekat, membawa identitas diri dan barang jaminan. Prosesnya cepat, mudah, dan aman . (*)



