
KOTAKU, BALIKPAPAN-Usulan alih fungsi Sirkuit Lamaru di Balikpapan Timur kembali mencuat.
Kali ini, Camat Balikpapan Timur Mustamin turut menilai pentingnya pemanfaatan lahan kosong di wilayah pesisir timur Kota Balikpapan, untuk kemaslahatan masyarakat.
Salah satunya dengan mengalihkan fungsi lahan Sirkuit Lamaru yang mangkrak bertahun-tahun.
“Harapan kami bisa digunakan untuk fasilitas umum (fasum) daripada nanti diambil orang, lebih baik digunakan untuk membangun rumah sakit atau sekolah serta hal-hal yang yang dibutuhkan oleh Pemerintah Kota Balikpapan,” ujar Mustamin, dalam suatu kesempatan, Kamis (9/5/2024).
Sirkuit Lamaru merupakan kawasan yang dikhususkan sebagai sarana Drag Race yang sudah diusulkan Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan sejak lama.
Rencana pembangunan sirkuit tersebut menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Balikpapan Tahun Anggaran (TA) 2016.
Namun hingga saat ini, tampaknya belum ada progres pembangunan yang signifikan kawasan tersebut.
Dengan demikian, Mistamin mengusulkan agar ada inisiatif dari para pemangku kebijakan untuk membangun fasilitas pelayanan kesehatan yang representatif maupun fasilitas pendidikan.
Mengingat Balikpapan Timur masih membutuhkan kedua fasilitas itu.
“Karena Samboja (Kutai Kartanegara, Red) tidak ada rumah sakit, sehingga lebih dekat (kalau ada) di Balikpapan.
Sampai saat ini belum ada koordinasi, ini baru inisiatif kami, jadi untuk saat ini Sirkuit Lamaru sudah dilakukan perawatan dan dipagar keliling,” terangnya.
Mustamin mengatakan, luas lahan sirkuit lamaru kurang lebih mencapai 50 hektare.
“Dengan luasan lahan tersebut, maka bisa digunakan untuk membangun fasilitas kesehatan yang membutuhkan setidaknya 2-10 hektare saja,” pungkasnya. (*)



