
Dalam kegiatan tersebut, IDI juga berkolaborasi dengan berbagai organisasi yang lain seperti spesialis THT kemudian Perhimpunan Dokter Jantung Indonesia, Klinik Ibnu Sina Balikpapan dan berbagai profesi yang lain.
Pada kesempatan itu. Divisi Pengabdian Masyarakat IDI yang juga ketua panitia penyelenggara, dr Muhammad Yunus mengatakan bahwa baksos sudah jauh-jauh hari didambakan.
“Kami sangat terharu karena ini yang memang kami dambakan tapi baru kali ini terselenggara,” ungkapnya.
Terlebih total peserta bisa melampaui target. Dari hanya untuk 150 orang membeludak menjadi 195 orang.
“Ini (peserta) merupakan masyarakat yang terindikasi memerlukan bantuan kesehatan,” imbuhnya.
Mengingat cukup tingginya antusiasme masyarakat yang mengikuti kegiatan tersebut, memotivasi IDI untuk menggelar kegiatan serupa di kecamatan lainya.



