
Menurutnya, dengan menggunakan sistem timbang ini lebih memudahkan pembeli untuk menghitung daging hewan kurban yang dibeli. Tentunya, pembeli dapat menyesuaikan dengan uang yang dimiliki.
Tak hanya itu saja, hewan kurban BK Farm, hewan yang dibeli akan dirawat secara gratis hingga hari pengantaran yang diinginkan. Tanpa adanya tambahan uang transportasi.
Selain itu, setiap pembeli yang membeli sapi di BK Farm akan mendapatkan program gratis berkuda di Stabel BK Farm, ditambah souvenir berupa mug atau T-shirt.
Sebanyak 150 ekor sapi dan 100 ekor kambing disediakan oleh BK Farm. “Ada dua jenis sapi. Sapi lokal dan sapi import, untuk sapi lokal di antaranya sapi bali, sapi peranakan mongol atau biasa disebut sapi brahman. Sapi import meliputi sapi simental asli dari Swiss dan sapi limousin yang asli dari Prancis,” ujarnya.
Adapun harga dibandrol paling murah Rp15 juta per ekor, sedangkan yang paling mahal sapi simental dengan berat hidup satu ton seharga Rp100 juta. Ya memang, biasanya penjualan hewan kurban akan meningkat seminggu menjelang hari raya. Setiap hari bisa terjual 15 ekor hewan kurban.
“Alhamdulillah sekarang ini sudah laku terjual sebanyak 85 ekor sapi, animo belum bisa dilihat untuk saat ini,” pungkasnya.(*)



