Metro Advertorial

CFD Perdana di Grand City, Pjs Wali Kota Balikpapan Tekankan Hidup Sehat dan UMKM Tumbuh

KOTAKU, BALIKPAPAN-Ratusan warga Balikpapan berkumpul untuk mengikuti uji coba Hari Bebas Kendaraan atau Car Free Day (CFD) di kawasan Grand City, Minggu (17/11/2024).

CFD perdana di Grand City dibuka secara resmi oleh Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Balikpapan Ahmad Muzakkir.

Hadir untuk mendampingi yakni Sekretaris Daerah (Sekda) Balikpapan H Muhaimin dan Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (DPOP) Balikpapan Ratih Kusuma.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD Balikpapan Alwi Al Qadri.

CFD merupakan inisiatif berbagai daerah untuk mengurangi polusi udara, memberikan ruang bagi masyarakat untuk berolahraga, dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya lingkungan yang bersih.

Adapun CFD di Grand City merupakan lokasi baru yang diinisiasi Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan, melengkapi CFD eksisting yang dikembangkan di Lapangan Merdeka.

“Kalau orang Balikpapan tidak kenal Grand City, maka bukan orang Balikpapan,” canda Muzakkir dalam sambutannya, memecah suasana dengan tawa.

CFD di Grand City tidak sekadar menjadi ajang olahraga, tetapi juga sarana membangun budaya hidup sehat dan peduli lingkungan. Muzakkir menegaskan bahwa kesehatan adalah fondasi untuk mencapai tujuan besar seperti Indonesia Emas 2045.

“Sehat adalah modal dasar untuk membangun negara. Untuk menuju Indonesia Emas, masyarakat, khususnya di Balikpapan, harus hidup sehat dan berbudaya bersih,” serunya.

Laiknya CFD di Lapangan Merdeka, CFD di Grand City juga tidak hanya sebagai tempat olahraga, melainkan juga diramaikan dengan kehadiran stan-stan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang menyediakan berbagai produk lokal.

Kombinasi olahraga dan wisata kuliner ini memberikan pengalaman berbeda bagi pengunjung.

Terkait itu, Muzakkir menekankan bahwa sebagai kota jasa, Balikpapan juga mengandalkan sektor UMKM.

“Kami mendorong pelaku UMKM untuk menciptakan produk unggulan yang kompetitif. Dengan bersaing sehat, dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal,” katanya.

Muzakkir pun mengajak semua pihak untuk menjaga komunikasi yang baik dalam membangun kota yang berdaya saing. (*)

To Top

You cannot copy content of this page