Metro Advertorial

Covid-19 saat Musim Haji, DKK Balikpapan Imbau Jemaah Melapor Puskesmas jika Gejala Flu

KOTAKU, BALIKPAPAN-Sebanyak 360 jemaah haji asal Balikpapan yang tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) I gelombang pertama tiba di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim), Senin (16/6/2025) malam.

Dalam hal ini, Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan akan turut memantau kesehatan jemaah haji setelah rampung menunaikan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci, Makkah.

Kepala DKK Balikpapan Alwiati mengatakan pengawasan kesehatan ini mencakup pemeriksaan kondisi kesehatan jemaah guna mengantisipasi penyebaran kasus virus corona atau covid-19.

Dia menyampaikan, telah berkoordinasi dengan Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Balikpapan untuk memperketat prosedur pemeriksaan kedatangan jemaah haji.

Hal ini sesuai surat edaran dari Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan, agar petugas di lapangan masif melakukan pemantauan suhu tubuh dan pemeriksaan dokumen kesehatan.

Alwiati menjelaskan, setiap penumpang yang datang diperkenankan mengisi formulir Satu Sehat Help Pass (SSHP) untuk mengetahui riwayat perjalanan dan kondisi kesehatan awal pelaku perjalanan.

Kemudian DKK Balikpapan akan memantau selama 21 hari sejak kedatangan jemaah haji.

“Jika suhu tubuh jemaah mencapai 38 derajat atau lebih, langsung dilakukan pemisahan dengan jemaah lain, kemudian dirujuk ke RSUD Kanujoso Djatiwibowo,” ujar Alwi, Senin (16/6/2025).

Lebih lanjut dia menyampaikan, bahwa saat ini belum ada temuan kasus covid-19 di Kota Balikpapan.

Namun, wabah ini menjadi atensi lantaran terdapat temuan terhadap dua warga Samarinda yang dinyatakan positif covid-19 berdasarkan hasil tes swab antigen.

“Kami juga akan berkoordinasi dengan petugas kloter dan tenaga kesehatan haji (TKH) agar proses pelaporan dan pemantauan berjalan lancar,” ucapnya kemudian.

Alwiati juga mengimbau, untuk menggunakan masker dan menjaga kesehatan demi mencegah penyebaran penyakit.

Terlebih jika merasakan gejala flu sepulang dari melaksanakan ibadah haji.

Jika ditemukan gejala seperti demam atau gejala mirip influenza, terutama dari wilayah dengan kasus tinggi, penumpang akan diperiksa lebih lanjut.

“Kami minta agar jemaah tetap melakukan kewaspadaan universal, gunakan masker, rajin cuci tangan dengan sabun, dan konsumsi vitamin untuk menjaga daya tahan tubuh,” pungkasnya. (*)

To Top

You cannot copy content of this page