
KOTAKU, BALIKPAPAN-Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan meminta masyarakat untuk mewaspadai sejumlah potensi penyakit di tengah peralihan musim hujan menuju musim kemarau.
Sebagaimana diketahui bahwa cuaca di Kota Beriman belakangan ini tidak menentu. Dari yang semula panas terik, bisa tiba-tiba hujan dengan intensitas tinggi hingga keesokan harinya.
Terkait itu, Kepala DKK Balikpapan Alwiati mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan saat masa transisi menuju kemarau.
Dia menyebut, perubahan cuaca yang tidak menentu dapat mempengaruhi kondisi kesehatan dan aktivitas sehari-hari.
“Tubuh manusia memerlukan penyesuaian agar tetap sehat dan nyaman.
Misal dari panas terik kemudian tiba-tiba menjadi hujan deras, atau dari udara kering menjadi lembab, maka butuh penyesuaian,” ujarnya, Kamis (12/6/2025).
Oleh karena itu, pentingnya menjaga daya tahan tubuh dengan pola makan sehat dan istiharat yang cukup saat menghadapi perubahan cuaca.
Saat cuaca tidak menentu, kata Alwiati, tubuh lebih rentan terserang penyakit seperti flu, batuk dan demam.
“Penting sekali mengonsumsi makanan bergizi, memperbanyak asupan air putih dan vitamin, serta istirahat yang cukup,” tuturnya.
Karenanya dia turut mengimbau masyarakat untuk selalu menerapkan pola hidup yang sehat, guna mengantisipasi penyakit saat peralihan musim.
Seperti melakukan pembarantasan sarang nyamuk dengan pola 4M Plus yakni menguras, mengubur, menutup, dan memantau tempat potensial berkembangbiak nyamuk.
“Melindungi diri saat beraktivitas di luar ruangan dengan menggunakan masker. Bagi yang sudah flu, isolasi diri dulu di rumah, jangan sampai kontak mata hingga menularkan virus kepada yang lainnya,” ucapnya.
Dia juga meminta masyarakat agar bisa lebih memperhatikan kebugaran fisik. Dengan rutin melakukan pemeriksaan kesehatan minimal enam bulan sekali.
Dalam hal ini, DKK Balikpapan juga menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis melalui program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas).
Program tersebut sebagai upaya masif dalam melakukan deteksi dini untuk pemeriksaan penyakit tidak menular.
Sepertinya penyakit diabetes, hipertensi dan lainnya.
“Silakan masyarakat menghadiri kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis setiap akhir pekan dalam agenda Germas. Supaya terkontrol jika ada temuan penyakitnya,” pungkasnya. (*)



