
KOTAKU, BALIKPAPAN-Menyusul insiden tenggelamnya seorang remaja di Pantai Segara Sari Manggar, Kecamatan Balikpapan Timur, beberapa waktu lalu, Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan melalui Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (DPOP) memperketat fasilitas keselamatan di lokasi wisata tersebut.
Langkah ini diambil untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan bagi para pengunjung, khususnya menjelang liburan Natal dan Tahun Baru.
Kepala DPOP Balikpapan Ratih Kusuma, menyatakan bahwa telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk menambah sarana-sarana imbauan keselamatan di destinasi wisata pantai.
“Kami melakukan evaluasi menyeluruh sebagai langkah persiapan menyambut Nataru (Natal dan Tahun Baru, Red),” ujar Ratih saat ditemui di aula Balai Kota, Senin (4/11/2024).
Ratih juga menekankan pentingnya peran Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) untuk memaksimalkan kehadiran petugas di area wisata, terutama di Pantai Segara Sari Manggar.
Yaknipetugass pantai yang akan selalu siaga untuk memastikan keamanan pengunjung. “Ini sudah menjadi langkah rutin kami,” tambahnya.
Sebagai bagian dari peningkatan keselamatan, DPOP Balikpapan juga akan menerapkan sistem Safety Induction, yaitu penyampaian informasi keselamatan kepada seluruh wisatawan.
“Kami memberikan informasi tentang area yang aman dan area yang dilarang untuk aktivitas tertentu. Kami ingin para pengunjung memahami risiko yang ada dan tetap berhati-hati,” jelas Ratih.
Inovasi lainnya adalah pemasangan Voice Over atau pesan audio sebagai sarana penyampaian informasi keselamatan di area pantai.
Dengan adanya pesan suara ini, pengunjung akan selalu diingatkan untuk menjaga keselamatan dan mematuhi peraturan yang berlaku.
Voice over akan memberikan informasi tentang area mana yang aman untuk berenang dan area yang perlu dihindari.
Ini adalah salah satu upaya kami untuk memastikan setiap pengunjung merasa aman selama berwisata di Pantai Segara Sari Manggar. (*)



