
Jika hasil pemeriksaan dinyatakan positif Covid-19, pengelola Pelabuhan Semayang ini akan melakukan tes ulang menggunakan GeNose. Jika hasilnya sama, akan dialihkan untuk melakukan tes antigen. Dari situ, jika hasil tes masih menunjukkan positif Covid-19 maka pihaknya akan berkoordinasi dengan Tim Satgas Covid-19 Kota Balikpapan.
“Alhamdulillah sampai saat ini tidak ada kasus Covid-19 dari calon penumpang karena sudah tes sebelum mendapatkan tiket, sesuai persyaratan yang berlaku,” pungkasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Balikpapan M Takwin Masuku menjelaskan, tersedianya GeNose di Pelabuhan Semayang sesuai dengan instruksi Kementerian Perhubungan. Yang menargetkan mulai Juni 2021 pelabuhan kelas I di seluruh Indonesia ditunjang GeNose. “Alhamdulillah hari ini Pelabuhan Semayang sudah mengoperasikan tes GeNose,” imbuhnya.
Dengan adanya fasilitas pemeriksaan GeNose di Pelabuhan Semayang maka upaya menghalau sebaran Covid-19 kian optimal. Apalagi Pelabuhan Semayang salah satu pintu masuk untuk seluruh Kaltim.
“InsyaAllah Allah, kami akan upayakan kedua alat ini mampu untuk mengakomodir,” harapnya.
Terkait operasional alat tes GeNose di Pelabuhan Semayang, Kepala Dinas Kesehatan Balikpapan dr Andi Sri Juliarty menyatakan dukungannya. “Dengan adanya layanan tersebut dapat menambah upaya untuk menskrining masyarakat yang keluar masuk Balikpapan melalui pelabuhan. Sebagaimana yang diketahui, posisi Balikpapan memang sebagai pintu masuk Kaltim, sehingga penjagaannya pun harus lebih ketat.
Dio berharap agar semua masyarakat yang akan berangkat dapat memanfaatkanya. Ia pun mengapresiasi upaya lain Pelindo IV cabang Balikpapan dalam memutus rantai penularan Covid-19 dengan menyediakan klinik tes antigen di Pelabuhan Semayang. “Sehingga (penanganan) bisa selesai dalam satu tempat dan waktu yang singkat,” pungkasnya. (*)



