Metro

Dinkes Balikpapan Sosialisasi Pencegahan Stunting di Hypermart Pentacity

Merry Runtuwene memberikan pemahaman terkait upaya pencegahan stunting (kotaku.co.id/ryan)

KOTAKU, BALIKPAPAN-Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Balikpapan mensosialisasikan program pemerintah terkait pencegahan stunting.

Yakni gangguan pertumbuhan anak yang disebabkan kurangnya asupan nutrisi selama masa pertumbuhan.

Ketua Tim Kerja Sub Koordinator Pelayanan Kesehatan Tradisional dan Mutu Fasilitas Pelayanan Kesehatan Dinkes Kota Balikpapan Merry Runtuwene, mewakili Kepala Dinkes Balikpapan Andi Sri Juliarty, menyampaikan sosialisasi stunting di hadapan manajemen dan pelanggan Hipermart Pentacity, di area pusat perbelanjaan Balikpapan Superblock (BSB), Jumat (27/10/2023).

Kehadiran Merry, dalam rangka mengikuti peluncuran ulang Hypermart Pentacity, bersama perwakilan Kecamatan Sepinggan Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Gunung Bahagia, Juherlin W Adiran.

Selain itu tampak pula Direktur Operasional, E-Commerce dan Supply Chain PT Matahari Putra Prima, Roy Atmadja dan General Manager (GM) e-Walk dan Pentacity BSB Yudi Saharuddin.

Merry menjelaskan, program pencegahan stunting di Kota Balikpapan berjalan melalui kolaborasi dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis.

Yakni Dinkes dan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Balikpapan.

“Kami mengapresiasi program Hypermart Pentacity yang diberi nama Satu Telur Cegah Stunting.

Ini adalah wujud kepedulian peran dunia usaha untuk ikut mencegah stunting,” ujar Merry, ditemui di area Hypermart Pentacity.

Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Balikpapan, untuk memaksimalkan program pencegahan stunting. Agar seluruh anak-anak di Kota Beriman terhindar dari ancaman kekurangan gizi.

Dijelaskan, telur adalah salah satu bahan makanan yang sarat akan protein dan gizi.

Satu telur yang dikonsumsi oleh anak-anak setiap hari, dapat mencegah kondisi stunting.

Selain itu, telur menjadi komoditas pangan yang murah dan mudah didapatkan.

Sehingga ia mengimbau agar orang tua memberikan asupan gizi kepada anaknya, minimal dengan sebutir telur setiap hari.

“Kami berharap kegiatan donasi satu telur untuk mencegah stunting akan berkesinambungan,” katanya.

Ia juga berharap langkah Hypermart Pentacity dapat diikuti oleh tenan lainnya yang ada di pusat-pusat perbelanjaan lainnya di Kota Balikpapan.

“Telur yang akan kami terima, dikerjasamakan dengan pemegang program stunting lainnya untuk disalurkan kepada penerima manfaat yang tepat.

Jangan sampai bantuan ini salah sasaran. Kami juga akan berkoordinasi dengan masing-masing kelurahan,” pungkasnya. (*)

To Top

You cannot copy content of this page