
KOTAKU, BALIKPAPAN-Mitra Kementerian Kesehatan yakni Komunitas Indonesia Lawan Libas (Kill) Covid yang dibentuk di Jakarta kini menyebar ke sejumlah daerah. Termasuk di Kota Balikpapan.
“Kill Covid sedang melakukan vaksinasi di beberapa kota di antaranya Jawa Timur, Jawa Tengah termasuk Kaltim dan Kalteng bertajuk Vaksin Percepatan,” kata anggota Kill Covid Roy Nirwan saat pelaksanaan vaksin percepatan yang dibuka Wali Kota Balikpapan H Rahmad Mas’ud di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC/DOME), Sabtu (19/6/2021).
Nirwan mengatakan, untuk vaksin percepatan di Balikpapan, sebanyak 10 ribu dosis disiapkan. Pasokan vaksin diperoleh dari Kemenkes. “Kalau ini lancar kami bisa dapat tambahan lagi,” terangnya.
Selain di DOME, pelaksanaan vaksin melalui program tersebut juga digelar 27 Puskesmas seluruh Kota Balikpapan. Targetnya, vaksin percepatan yang diprakarsai Kill Covid Balikpapan rampung dalam lima hari dari sekarang.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kota DKK Balikpapan dr Andi Sri Juliarty mengatakan untuk mendapatkan 10 ribu dosis vaksin itu bukan hal yang mudah. Namun menjadi mudah berkat Kill Covid. Pasalnya pemerintah daerah melalui DKK selama menjalankan vaksinasi sejak Januari hanya mendapatkan 5-6 ribu dosis. “Balikpapan bersyukur bisa berlanjut pelayanan vaksinasi. Waktunya (vaksin) pas, ketika vaksin program habis (dilanjutkan dengan program yang digelar Kill Covid),” ujarnya.
Khusus vaksin percepatan yang digelar di DOME, dibatasi untuk 800 peserta. “Agar tidak terjadi kerumunan,” ulasnya.
Sementara seluruh prosedur pelayanan, distribusi vaksin bersama Kill Covid mengikuti pedoman vaksinasi yang telah ditetapkan oleh Kemenkes.
Peran strategis Kill Covid mendapat apresiasi Wali Kota Balikpapan H Rahmad Mas’ud.
“Kami mengapresiasi (Kill Covid khususnya) Roy Nirwan, sebagai pengusaha di Balikpapan, bekerja sama mendatangkan vaksin,” ujarnya usai membuka kegiatan.
Ia pun mengingatkan peran penting vaksin dalam mencegah penyebaran Covid-19. Namun tetap disiplin protokol kesehatan.
Tak lupa, Rahmad mengucapkan terima kasih kepada seluruh petugas vaksin. “Kami doakan diberikan kekuatan dan kesehatan dalam menjalankan tugas, karena mereka garda terdepan,” serunya.
Rahmad juga mengingatkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) meski Covid 19 penting diberantas tapi tidak boleh abai dalam menjalankan tugas mengawal pembangunan Kota Balikpapan.
“Fokus Covid iya, tapi yang lain mengawal pembangunan Kota Balikpapan, jangan sampai lalai dengan tujuan visi misi untuk mewujudkan Balikpapan sebagai kota yang nyaman dihuni, maju, modern dan sejahtera dalam bingkai Madinatul Iman,” tutupnya. (*)



