
KOTAKU, BALIKPAPAN-Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan dengan menghadirkan program seragam sekolah gratis bagi peserta didik baru tahun ajaran 2025/2026.
Program yang telah berjalan sejak tahun 2022 ini kembali digulirkan sebagai wujud kepedulian untuk meringankan beban biaya pendidikan bagi orang tua dan wali murid.
Ya, program seragam gratis ini merupakan salah satu program prioritas Wali Kota Balikpapan H Rahmad Mas’ud, sejak tahun 2022.
Bertujuan untuk memberikan akses pendidikan yang lebih merata dan inklusif bagi seluruh anak-anak di Balikpapan, tanpa terkendala faktor ekonomi.
Terkait itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan Irfan Taufik, menyebutkan bahwa tahun ini sebanyak 41 ribu setel seragam telah disiapkan dan tuntas dipesan.
“Seragam sudah siap. Tinggal distribusi sesuai jumlah peserta didik baru dan ukuran masing-masing anak sebelum MPLS dimulai,” jelas Irfan, Senin (7/7/2025).
Distribusi seragam akan dilakukan sebelum masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) berlangsung, guna memastikan peserta didik sudah siap dengan perlengkapan standar sekolah saat hari pertama masuk sekolah.
Disebutkan, jumlah seragam sekolah tahun ini meningkat sekitar 2–3 persen dari tahun sebelumnya, mengikuti peningkatan jumlah peserta didik baru serta penambahan empat sekolah baru untuk berbagai wilayah.
Masing-masing SMPN 25 Balikpapan Barat, SMPN 26 Balikpapan Selatan, SMPN 27 Balikpapan Tengah dan SMPN 28 Balikpapan Utara.
Pemkot Balikpapan mengalokasikan anggaran sekira Rp20 miliar untuk mendukung program ini. Mencakup seragam putih merah untuk SD dan putih biru untuk SMP, seragam batik, dan seragam pramuka. Untuk peserta didik PAUD akan mendapat bantuan seragam batik.
Irfan mengimbau agar para orang tua tidak terburu-buru membeli seragam. (*)



